Dosen IPB Buat Inovasi Pasta Gigi Terbaru untuk Cegah Karies

Kamis, 28 April 2022 - 10:17 WIB
loading...
Dosen IPB Buat Inovasi...
Produk pasta gigi IPB University. Foto/Dok/IPB University.
A A A
JAKARTA - Penelitian yang mengangkat permasalahan gigi, mengulik kembali formula pasta gigi dalam mencegah gigi berlubang (karies) di Indonesia. Kombinasi terbarukan yang diusung oleh Tim Peneliti IPB University berhasil mencatatkan penelitiannya pada daftar “113 Inovasi Indonesia” yang diinisiasi oleh Business Innovation Center (BIC).

Dengan bersaing bersama 4.232 inovator yang mengajukan sebanyak 6.000 proposal, hasil penelitian ini berhasil terpilih menjadi karya inovatif menurut BIC. Penelitian yang terdaftar berjudul “Biodent: Pasta Gigi Terfortifikasi Nano Hidroksiapatit dan Senyawa Aktif Rimpang Temu Hitam.”

Penelitian tersebut mengulas permasalahan mengenai angka kasus karies yang tinggi pada anak bangsa, sehingga perlu dilakukan pengkayaan (fortifikasi) formula pasta gigi dengan bahan aktif yang dapat mencegah dan mengatasi karies gigi.

Ketua Tim Peneliti, Dr Yessie Widya Sari menjelaskan, nama produk yang terdaftar pada artikel yang terpublikasi pada di laman BIC kini sudah berganti menjadi Click@. Ia menyebut, perubahan tersebut akibat dari proses komersialisasi produk.

Baca: Wapres Dorong Pesantren Kembangkan Pemberdayaan Umat Sesuai Karakter Daerah

“Berubahnya nama produk kami, sekaligus menjadi awal perjalanan pasta gigi Click@ sebagai karya anak bangsa untuk bersaing dengan pasta gigi lainnya di pasaran,” katanya, melalui siaran pers, Kamis (28/4/2022).

Penelitian yang dinahkodai oleh Dr Yessie Widya Sari, dosen IPB University dari Departemen Fisika, tergabung dalam Riset Inovatif Produktif (Rispro) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Tim peneliti berjumlah empat orang di antaranya yaitu Dr Wulan Tri Wahyuni dan Prof Irmanida Batubara, (dosen IPB University dari Departemen Kimia), Prof Y Aris Purwanto (dosen IPB University dari Departemen Teknik Mesin dan Biosistem), Nur Aisyah Nuzulia (dosen IPB University dari Departemen Fisika), dan Dr Dikky Indrawan, (dosen IPB University dari Sekolah Bisnis).

Produk pasta gigi yang ditawarkan oleh Dr Yessie memiliki keunggulan utama dalam mencegah karies. Ia menjelaskan, penggunaan hidroksiapatit dengan ukuran nano mampu secara efektif mengganti kalsium dan fosfat (mineral) yang terkikis pada email gigi. Sedangkan kombinasinya dengan senyawa rimpang temu hitam sebagai bahan untuk mencegah terjadinya plak gigi.

“Penggunaan minyak atsiri rimpang temu hitam dikarenakan pada minyak ini memiliki aktivitas antibakteri dan antibiofilm, sehingga dapat mencegah terbentuknya plak gigi. Aktivitas antibakteri pada minyak atsiri rimpang temu hitam sebanding dengan senyawa sintetik pada pasta gigi yang tengah beredar pada produk perawatan mulut dan gigi,” tambah Dr Yessie.

Baca juga: Pentingnya Edukasi Berkelanjutan tentang Risiko Mikroplastik di Lingkungan Terdekat

Ia mengklaim, hingga saat ini, belum ada pasta gigi komersial yang menggunakan minyak atsiri rimpang temu hitam. Tidak hanya itu, saat ini belum ada produk pasta gigi yang mengkombinasikan nano hidroksiapatit dan minyak atsiri rimpang temu hitam.

“Triple action dari kombinasi nano hidroksiapatit dan minyak atsiri rimpang temu hitam, seluruhnya berasal dari dalam negeri, sehingga tidak perlu bergantung pada pasokan impor,” tuturnya.

Dr Yessie mengungkapkan, apabila produk dapat dipasarkan, ia berharap tujuan dari penelitiannya dapat tercapai yaitu bisa menurunkan kasus karies di Indonesia. “Kami berharap, pada awal tahun 2023 pasta gigi Click@ sudah dapat digunakan oleh masyarakat Indonesia,” tandasnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan masih menjadi tantangan bagi tim peneliti untuk merealisasikan inovasi ini, yaitu memperoleh dukungan dari profesi dokter gigi.

“Perlu bagi kami melakukan desiminasi kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dokter Gigi untuk memperoleh dukungan dari para dokter gigi, rencananya akan menjadi agenda kami selanjutnya,” tuturnya.
(nz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Indonesia-Prancis Sepakat...
Indonesia-Prancis Sepakat Perkuat Riset, Inovasi, dan Mobilitas Mahasiswa 2026
Disertasi Doktor Komunikasi...
Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Rekomendasi
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Berita Terkini
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Unpad Terima 4.268 Calon...
Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa di Jalur SMUP 2026, Cek Tahapan Daftar Ulang
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved