Aplikasi Mitigasi Bencana Mahasiswa ITB Raih Juara di Esri Young Scholar Award 2022
Kamis, 28 April 2022 - 13:26 WIB
loading...
A
A
A
Dengan adanya penelitian ini, Zola ingin membuat masyarakat yang resilien akan tsunami dan tangguh ketika ada bencana sejenis. Untuk menjadi tangguh, dibutuhkan pelatihan yang dilakukan terus-menerus. Pelatihan tersebut harus mirip dengan kondisi aslinya.
“Jadi, semoga manfaat aplikasi ini bisa diimplementasikan ke masyarakat, dimulai dari Pangandaran. Kalau terbukti berhasil, mungkin bisa dipakai di daerah sekitarnya,” ujarnya.
Uniknya, topik ini merupakan Tugas Akhir dari Zola untuk menuntaskan pendidikan sarjananya. Ibarat pepatah, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Antusiasmenya terkait topik ini berawal dari cerita dosen yang menjelaskan bahwa potensi tsunami di Pangandaran cukup tinggi. Oleh karena itu dia berniat membuat aplikasi mitigasi bencana tersebut.
Ilmu terkait pengembangan aplikasi tidak pernah ia dapat selamat berkuliah. “Jadi topik ini juga jadi keuntungan tersendiri untuk menambah ilmu,” ucap Zola.
Baca juga: Kurangi Limbah B3, Mahasiswa ITS Gagas Baterai Ramah Lingkungan
“Jadi, semoga manfaat aplikasi ini bisa diimplementasikan ke masyarakat, dimulai dari Pangandaran. Kalau terbukti berhasil, mungkin bisa dipakai di daerah sekitarnya,” ujarnya.
Uniknya, topik ini merupakan Tugas Akhir dari Zola untuk menuntaskan pendidikan sarjananya. Ibarat pepatah, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Antusiasmenya terkait topik ini berawal dari cerita dosen yang menjelaskan bahwa potensi tsunami di Pangandaran cukup tinggi. Oleh karena itu dia berniat membuat aplikasi mitigasi bencana tersebut.
Ilmu terkait pengembangan aplikasi tidak pernah ia dapat selamat berkuliah. “Jadi topik ini juga jadi keuntungan tersendiri untuk menambah ilmu,” ucap Zola.
Baca juga: Kurangi Limbah B3, Mahasiswa ITS Gagas Baterai Ramah Lingkungan
Lihat Juga :