PLN Gandeng UNS untuk Pilot Project Konversi LPG ke Kompor Induksi
Sabtu, 30 April 2022 - 12:34 WIB
loading...
A
A
A
“Semoga UNS bersama PT PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah Dan D.I. Yogyakarta mampu memberikan kontribusi dan kinerja yang semakin nyata dalam rangka menyukseskan terwujudnya kualitas riset dan inovasi pendidikan tinggi dalam mendukung akselerasi program transisi energi di Indonesia,” pungkasnya.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Muhammad Irwansyah Putra mengatakan bahwa pilot project pengalihan energi berbasis impor menjadi domestik melalui konversi kompor LPG ke kompor induksi ini akan dilaksanakan di dua tempat yakni Kota Surakarta dan Bali Selatan. Khusus pelaksanaan di Kota Surakarta, PLN mempercayakan UNS untuk mengawal program tersebut.
“Kami minta bantuan bapak ibu akademisi Universitas Sebelas Maret untuk bersama-sama mengawal program konversi LPG ke induksi agar berjalan dengan lancar sehingga dapat menjadi percontohan kota-kota lain di Indonesia,” ujarnya.
Pilot project ini akan dilaksanakan awal Juni 2022. Program tersebut berupa pengujicobaan kompor induksi untuk 1.000 warga dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Surakarta.
Baca juga: Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2022 Ditutup Hari Ini, Cek Cara Daftarnya
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Muhammad Irwansyah Putra mengatakan bahwa pilot project pengalihan energi berbasis impor menjadi domestik melalui konversi kompor LPG ke kompor induksi ini akan dilaksanakan di dua tempat yakni Kota Surakarta dan Bali Selatan. Khusus pelaksanaan di Kota Surakarta, PLN mempercayakan UNS untuk mengawal program tersebut.
“Kami minta bantuan bapak ibu akademisi Universitas Sebelas Maret untuk bersama-sama mengawal program konversi LPG ke induksi agar berjalan dengan lancar sehingga dapat menjadi percontohan kota-kota lain di Indonesia,” ujarnya.
Pilot project ini akan dilaksanakan awal Juni 2022. Program tersebut berupa pengujicobaan kompor induksi untuk 1.000 warga dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Surakarta.
Baca juga: Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2022 Ditutup Hari Ini, Cek Cara Daftarnya
Lihat Juga :