Jadi Tempat Rukyatul Hilal, Ini Keunggulan Planetarium UIN Walisongo
Senin, 09 Mei 2022 - 14:47 WIB
loading...
Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo menjadi salah satu lokasi Rukyatul Hilal. Foto/Dok/Humas UIN Walisongo
A
A
A
JAKARTA - Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo menjadi salah satu lokasi Rukyatul Hilal, baik saat penentuan awal Ramadhan maupun Syawal 1443 H. Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi (HDI) Kementerian Agama (Kemenag) Akhmad Fauzin mengatakan bahwa planetarium UIN Walisongo ini memiliki sejumlah keunggulan.
“Ini merupakan planetariun Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri ( PTKIN ) yang pertama di Indonesia,” ujar Fauzin dilansir dari laman resmi Kemenag, Senin (9/5/2022).
Baca juga: 10 PTN dengan Daya Tampung Jalur Mandiri Paling Banyak, Cek Daftarnya
“Planetarium ini sudah dilengkapi dengan teknologi digital terbaik atau digistar 6,” sambungnya.
Menurut Fauzin, Planetarium UIN Walisongo ini juga menjadi planetarium universitas terbesar peringkat tiga di dunia dengan diameter mencapai 18 meter. Gedung ini sudah menggunakan digital projector dengan kualitas 4K dan screen dome menggunakan teknologi nanosame.
“Kualitas Sound surround juga sudah 4.0 dolby surround dengan kapasitas kursi penonton mencapai 190 orang,” jelasnya.
“Gedung ini sekaligus menggabungkan fungsi observatorium dan planetarium,” sambungnya.
“Ini merupakan planetariun Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri ( PTKIN ) yang pertama di Indonesia,” ujar Fauzin dilansir dari laman resmi Kemenag, Senin (9/5/2022).
Baca juga: 10 PTN dengan Daya Tampung Jalur Mandiri Paling Banyak, Cek Daftarnya
“Planetarium ini sudah dilengkapi dengan teknologi digital terbaik atau digistar 6,” sambungnya.
Menurut Fauzin, Planetarium UIN Walisongo ini juga menjadi planetarium universitas terbesar peringkat tiga di dunia dengan diameter mencapai 18 meter. Gedung ini sudah menggunakan digital projector dengan kualitas 4K dan screen dome menggunakan teknologi nanosame.
“Kualitas Sound surround juga sudah 4.0 dolby surround dengan kapasitas kursi penonton mencapai 190 orang,” jelasnya.
“Gedung ini sekaligus menggabungkan fungsi observatorium dan planetarium,” sambungnya.
Lihat Juga :