Dokter UGM Peringatkan Bahayanya Minum Suplemen Berlebih bagi Ginjal
Selasa, 10 Mei 2022 - 11:44 WIB
loading...
Konsumsi suplemen secara berlebihan dan jangka panjang dapat mengakibatkan terkena penyakit gagal ginjal. Foto/Dok/UGM
A
A
A
JAKARTA - Konsumsilah suplemen sesuai aturannya, sesuai dosisnya, jangan berlebihan dan jangan mengonsumsinya dalam jangka panjang. Sebab, perilaku konsumsi suplemen secara berlebihan dan jangka panjang tersebut dapat mengakibatkan Anda terkena penyakit gagal ginjal.
Hal ini diutarakan oleh dokter spesialis penyakit dalam serta konsultan ginjal hipertensi dari RSA UGM , dr. Putu Kusumarini, MPH., Sp.PD., KGH, dalam talkshow “Painah & Paini : Cegah Gagal Ginjal” seperti dilansir dari laman resmi UGM, Selasa (10/5/2022).
Baca juga: Kisah Letda Ckm Jason, Dokter Lulusan S2 Inggris Pilih Masuk TNI AD
Mengutip hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan RI pada 2013, prevalensi gagal ginjal kronis persen berdasarkan pernah didiagnosis dokter di Indonesia sebesar 0,2 persen, atau sekitar 499.800 jiwa. Pada laporan Riskesdas 2018, angka tersebut mengalami kenaikan menjadi 0,38 persen, atau 713.783 jiwa.
Penderita gagal ginjal tersebut tidak terlepas terjadi pada usia muda. Lantas kenapa kaum muda juga ada yang terkena penyakit gagal ginjal? Dokter Putu menemukan bahwa hal itu salah satunya dikarenakan perilaku mengonsumsi suplemen secara berlebihan.
Hal ini diutarakan oleh dokter spesialis penyakit dalam serta konsultan ginjal hipertensi dari RSA UGM , dr. Putu Kusumarini, MPH., Sp.PD., KGH, dalam talkshow “Painah & Paini : Cegah Gagal Ginjal” seperti dilansir dari laman resmi UGM, Selasa (10/5/2022).
Baca juga: Kisah Letda Ckm Jason, Dokter Lulusan S2 Inggris Pilih Masuk TNI AD
Mengutip hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan RI pada 2013, prevalensi gagal ginjal kronis persen berdasarkan pernah didiagnosis dokter di Indonesia sebesar 0,2 persen, atau sekitar 499.800 jiwa. Pada laporan Riskesdas 2018, angka tersebut mengalami kenaikan menjadi 0,38 persen, atau 713.783 jiwa.
Penderita gagal ginjal tersebut tidak terlepas terjadi pada usia muda. Lantas kenapa kaum muda juga ada yang terkena penyakit gagal ginjal? Dokter Putu menemukan bahwa hal itu salah satunya dikarenakan perilaku mengonsumsi suplemen secara berlebihan.
Lihat Juga :