Hasil Riset Mahasiswa UI Efektif Tekan Angka Kematian Penderita Diabetes

Minggu, 15 Mei 2022 - 17:59 WIB
loading...
Hasil Riset Mahasiswa...
Ketiga mahasiswa FTUI meraih Juara dua pada Mathematics Modelling Competition (MMC) 2022. Foto/Dok/Humas UI
A A A
JAKARTA - Data Kementerian Kesehatan pada 2020 menyebutkan, 34,5% kasus kematian Covid-19 adalah penderita diabetes melitus . Kekhawatiran yang berkembang ini menyebabkan tren pemodelan penyakit menular untuk mendapatkan lebih banyak pengetahuan dan mencoba untuk menemukan solusi terbaik untuk meratakan kurva.

Tiga Mahasiswa Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Indonesia ( DTI FTUI ), melakukan penelitian terkait model perkembangan kasus penderita diabetes di Indonesia selama pandemi Covid-19, serta upaya yang dilakukan untuk menekan angka kematian penderita diabetes di Indonesia.

Baca juga: UIII Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Mandiri Program Magister dan Doktoral

Ketiga mahasiswa DTI FTUI tersebut adalah Alivanza Firdaus Rhufyano, Daffa Aqilah Sofiyan, Hanif Rahman Arifin, di bawah bimbingan Dr. Komarudin, ST, M.Eng., dosen Departemen Teknik Industri FTUI.

Berkat penelitian mereka, ketiga mahasiswa FTUI tersebut meraih Juara Dua pada Mathematics Modelling Competition (MMC) 2022. Kompetisi Pemodelan Matematika ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Matematika (HIMATIKA) ITB pada 27 Desember 2021—20 Maret 2022.

Menurutnya, penelitiannya mengarah pada model efek diabetes selama pandemi Covid-19 dalam korelasi tingkat kematian. Dengan model ini, pihaknya mengusulkan strategi yang dapat mengarah pada penurunan angka kematian penderita diabetes di Pandemi Covid-19.

Baca juga: Tertarik Beasiswa Indonesia Maju S1 Dalam Negeri, Ini Dokumen dan Syarat Pendaftaran

"Kami menganalisis dinamika populasi diabetes selama pandemi Covid-19 dan menghasilkan model yang terdiri dari sebelas kompartemen, S, D, Dc, I, Id, Ic, R, Rd, Rc, M, dan Md, di mana masing-masing mewakili klasisfikasi populasi berdasarkan kondisi diabetes dan infeksi Covid-19," terangnya.

Menambahkan, "Model kemudian dipasang ke data penduduk indonesia saat ini. Kami mengusulkan lima strategi untuk membantu mengurangi risiko tingkat kematian pada penderita diabetes selama pandemi,” kata Alivanza, ketua tim penelitian dalam keterangan pers, Minggu (15/5/2022).

Kelima strategi tersebut adalah wajib masker dan pembatasan sosial, program vaksinasi massal, program kesadaran diabetes publik, menyediakan perawatan kesehatan yang dapat diakses, dan menerapkan pajak atas makanan tidak sehat, termasuk gula.

“Kelima strategi ini kemudian diimplementasikan dalam tiga skenario yang berbeda. Berdasarkan hasil simulasi, skenario yang paling efektif adalah skenario kedua, yaitu kombinasi dari penerapan wajib masker dan pembatasan sosial, vaksinasi massal program, program kesadaran diabetes publik, dan menyediakan aksesibel perawatan kesehatan. Implementasi strategi kedua menghasilkan penurunan angka kematian pada penderita diabetes sebesar 0,3444%, dari 1,1022% menjadi 0,7578%,” ungkap Daffa.

“Hasil penelitian para mahasiswa ini dapat menjadi solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh penderita diabetes di dunia dan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Risiko kematian yang meningkat di kalangan penderita diabetes sebagai efek pandemi global Covid-19. Semoga dengan permodelan yang dikembangkan oleh tim mahasiswa FTUI, dapat menjadi masukan dalam pengambilan kebijakan pemerintah ke depannya,” kata Dekan FTUI, Prof. Dr. Heri Hermansyah, ST., M.Eng., IPU.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
Disertasi Doktor Komunikasi...
Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Rekomendasi
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Pemain Timnas Inggris...
Pemain Timnas Inggris Anthony Gordon Dikeroyok Media Spanyol
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Berita Terkini
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
Infografis
Makanan yang Tidak Boleh...
Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Diabetes
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved