SBM ITB Kembali Buka Pendaftaran Beasiswa untuk Jurnalis dan Umum, Tertarik?
Sabtu, 21 Mei 2022 - 13:14 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Nurlaela menuturkan, terdapat beberapa kriteria penilaian seleksi beasiswa, di antaranya pendaftar seleksi beasiswa berusia maksimal 45 tahun pada saat mendaftar dan memiliki prestasi akademik yang dibuktikan dari ijazah dan curriculum vitae. Jurnalis yang pernah menulis tentang kegiatan SBM ITB menjadi nilai tambah penilaian.
Pendaftar beasiswa juga harus mengikuti seluruh tahapan seleksi mahasiswa yang diadakan SBM ITB, termasuk penulisan esai tentang studi kasus bisnis, wawancara serta memenuhi nilai minimum TPA serta TOEFL yaitu 475.
Penerima beasiswa harus menyelesaikan masa kuliah dalam waktu tiga semester panjang dan satu semester pendek (18 bulan). Di luar masa perkuliahan tersebut, biaya kuliah tidak menjadi tanggung jawab SBM ITB. Selama masa kuliah, penerima beasiswa harus menjaga prestasi dengan baik dan meraih IPK rata-rata 3,25.
Dikatakan Nurlaela, tak hanya kepada jurnalis, SBM ITB juga memberikan beasiswa untuk jenjang sarjana berupa beasiswa bidik misi. Terdapat 20% mahasiswa S1 SBM ITB yang mendapatkan beasiswa bidik misi. Untuk jenjang, pascasarjana juga terdapat berbagai program beasiswa bagi mahasiswa Indonesia dan asing.
Penerima beasiswa SBM ITB pada 2020 Rani Ummi Fadila mengatakan, bisa berkuliah di SBM ITB dengan beasiswa merupakan pengalaman yang berharga. Selama 1,5 tahun berkuliah, dia mendapatkan banyak ilmu, baik ilmu akademis maupun ilmu kehidupan dari para dosen maupun teman-teman kuliah.
Pendaftar beasiswa juga harus mengikuti seluruh tahapan seleksi mahasiswa yang diadakan SBM ITB, termasuk penulisan esai tentang studi kasus bisnis, wawancara serta memenuhi nilai minimum TPA serta TOEFL yaitu 475.
Penerima beasiswa harus menyelesaikan masa kuliah dalam waktu tiga semester panjang dan satu semester pendek (18 bulan). Di luar masa perkuliahan tersebut, biaya kuliah tidak menjadi tanggung jawab SBM ITB. Selama masa kuliah, penerima beasiswa harus menjaga prestasi dengan baik dan meraih IPK rata-rata 3,25.
Dikatakan Nurlaela, tak hanya kepada jurnalis, SBM ITB juga memberikan beasiswa untuk jenjang sarjana berupa beasiswa bidik misi. Terdapat 20% mahasiswa S1 SBM ITB yang mendapatkan beasiswa bidik misi. Untuk jenjang, pascasarjana juga terdapat berbagai program beasiswa bagi mahasiswa Indonesia dan asing.
Penerima beasiswa SBM ITB pada 2020 Rani Ummi Fadila mengatakan, bisa berkuliah di SBM ITB dengan beasiswa merupakan pengalaman yang berharga. Selama 1,5 tahun berkuliah, dia mendapatkan banyak ilmu, baik ilmu akademis maupun ilmu kehidupan dari para dosen maupun teman-teman kuliah.
(mpw)
Lihat Juga :