Kisah Inspiratif Nisa, Anak Satpam yang Lolos Beasiswa LPDP ke Inggris
Senin, 23 Mei 2022 - 23:28 WIB
loading...
A
A
A
Orang tua Nisa pun bekerja keras agar ia mampu menyekolahkan sang anak. Namun, Nisa memaparkan bahwa tulisannya dibuat bukan berfokus pada latar belakang ekonomi keluarganya melainkan kerja keras.
“Kita bisa belajar dari mereka (orang tua Nisa) bahwa kerja keras akan terbayarkan,” tulis Nisa dikutip tim MPI, Senin (21/2/2022).
Perempuan yang merupakan lulusan S1 dari Universitas Indonesia (UI) ini mengaku semua capaiannya saat ini bukan didapat berkat jerih payahnya semata. Sebab, ada perjuangan waktu hingga nilai-nilai yang diajarkan orang tua kepadanya.
Ia pun mengingatkan bahwa setiap orang tidak dapat meminta untuk dilahirkan dari kondisi keluarga seperti apa. Namun, setiap orang memiliki kekuatan untuk melakukan yang terbaik.
“Lakukan dan berikan yang terbaik karena kerja keras akan terbayar, satu lagi jangan lupa untuk percaya sebuah proses,” pesannya.
7 Kali Gagal Raih Beasiswa
Nisa Sri Wahyuni, anak dari seorang satpam berhasil menembus Inggris melanjutkan studi magister di Imperial College London, United Kingdom (UK) setelah gagal tujuh kali mendapatkan beasiswa.
“Kita bisa belajar dari mereka (orang tua Nisa) bahwa kerja keras akan terbayarkan,” tulis Nisa dikutip tim MPI, Senin (21/2/2022).
Perempuan yang merupakan lulusan S1 dari Universitas Indonesia (UI) ini mengaku semua capaiannya saat ini bukan didapat berkat jerih payahnya semata. Sebab, ada perjuangan waktu hingga nilai-nilai yang diajarkan orang tua kepadanya.
Ia pun mengingatkan bahwa setiap orang tidak dapat meminta untuk dilahirkan dari kondisi keluarga seperti apa. Namun, setiap orang memiliki kekuatan untuk melakukan yang terbaik.
“Lakukan dan berikan yang terbaik karena kerja keras akan terbayar, satu lagi jangan lupa untuk percaya sebuah proses,” pesannya.
7 Kali Gagal Raih Beasiswa
Nisa Sri Wahyuni, anak dari seorang satpam berhasil menembus Inggris melanjutkan studi magister di Imperial College London, United Kingdom (UK) setelah gagal tujuh kali mendapatkan beasiswa.
Lihat Juga :