Penelitian UGM: Kolesterol akan Turun dengan Konsumsi Daun Herbal Ini
Kamis, 02 Juni 2022 - 22:51 WIB
loading...
Universitas Gadjah Mada (UGM). Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan suatu formulasi berupa nanopartikel ekstrak yang terbuat dari daun kirinyuh sebagai kandidat obat yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Peningkatan kolesterol dalam tubuh merupakan faktor penyebab kematian yang cukup serius. World Health Organization (WHO) menyebutkan jumlah kematian akibat peningkatan kolesterol mencapai 2,6 juta. Kadar kolesterol yang tinggi ini disebabkan banyak hal.
Baca juga: Ini Sederet Jurusan Saintek-Soshum yang Paling Diminati di UGM
Seperti pola makan tinggi lemak dan rendah serat, obesitas, rendahnya aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok. Hal-hal ini kemudian menyebabkan beberapa penyakit tidak menular seperti jantung koroner, stroke, dan diabetes mellitus. Istilah medis yang sering digunakan untuk menggambarkan keadaan tingginya kadar kolesterol dalam darah yaitu hiperkolesterolemia.
Berangkat dari permasalahan tersebut, tim PKM-RE UGM yang beranggotakan Shafira Salwa Salsabil (Kedokteran Hewan, 2019), Raden Roro Prakasita B.L. (Kedokteran Hewan, 2019), Vania Putri Ardana (Kedokteran Hewan, 2019), Inarotul Wardah Pratiwi (Kimia, 2018), dan Rizky Aprillia Widianti (Kimia, 2018) membuat inovasi nanopartikel tersebut.
Peningkatan kolesterol dalam tubuh merupakan faktor penyebab kematian yang cukup serius. World Health Organization (WHO) menyebutkan jumlah kematian akibat peningkatan kolesterol mencapai 2,6 juta. Kadar kolesterol yang tinggi ini disebabkan banyak hal.
Baca juga: Ini Sederet Jurusan Saintek-Soshum yang Paling Diminati di UGM
Seperti pola makan tinggi lemak dan rendah serat, obesitas, rendahnya aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok. Hal-hal ini kemudian menyebabkan beberapa penyakit tidak menular seperti jantung koroner, stroke, dan diabetes mellitus. Istilah medis yang sering digunakan untuk menggambarkan keadaan tingginya kadar kolesterol dalam darah yaitu hiperkolesterolemia.
Berangkat dari permasalahan tersebut, tim PKM-RE UGM yang beranggotakan Shafira Salwa Salsabil (Kedokteran Hewan, 2019), Raden Roro Prakasita B.L. (Kedokteran Hewan, 2019), Vania Putri Ardana (Kedokteran Hewan, 2019), Inarotul Wardah Pratiwi (Kimia, 2018), dan Rizky Aprillia Widianti (Kimia, 2018) membuat inovasi nanopartikel tersebut.
Lihat Juga :