Mahasiswa UI Juara 3 Asia Pacific dan 6 Dunia Ajang Shell Eco-Marathon 2022
Rabu, 08 Juni 2022 - 18:23 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pendaftaran KIP Kuliah 2022 Jalur Mandiri PTN dan PTS Dibuka, Segera Daftar!
Pada sub-lomba ini, Tim SMW UI mengembangkan ide robot yang dapat mengganti ban mobil dan membuat kursi yang dapat menyesuaikan dengan posisi pengemudi. Lalu di sub-lomba Autonomous Programming, kami merancang program coding dan disimulasikan pada software Carla.
"Sub-lomba Virtual Off-Track Competition merupakan kegiatan menulis empat paper dengan empat topik berbeda. Keempat topik tersebut, yaitu communication words, carbon print in vehicle, innovation awards, dan telemetry," kata Raihan Tsaqif Abyanudin, Ketua SMV-UI.
Achmad Alvien Nurhidayatullah, manajer tim Nakoela menambahkan, pada kegiatan lomba autonomous programming, timnya harus membuat programming coding yang mensimulasikan mobil ciptaannya. Mobil tersebut kemudian dikendalikan secara autonomous oleh tim pada saat lomba.
"Mobil diprogram untuk mencapai 15 checkpoint yang ada di peta lomba. Penilaian dilakukan berdasarkan energy usage, distance, CPU usage, dan time yang diperlukan oleh mobil untuk menyelesaikan seluruh checkpoint, sehingga dilihat nilai efisiensi dari simulasi yang sudah dilakukan,” kata Achmad Alvien.
Tim UI-SMV merancang coding untuk autonomous control dengan menggunakan software Carla. Rancangan mobil yang dihasilkan memfokuskan pada rancangan jalur yang paling cepat, waktu dan kecepatan paling efisien. Ketiga hal tersebut pada akhirnya berdampak pada sedikitnya emisi yang dihasilkan oleh mobil yang dirancang oleh tim UI-SMV.
Pada sub-lomba ini, Tim SMW UI mengembangkan ide robot yang dapat mengganti ban mobil dan membuat kursi yang dapat menyesuaikan dengan posisi pengemudi. Lalu di sub-lomba Autonomous Programming, kami merancang program coding dan disimulasikan pada software Carla.
"Sub-lomba Virtual Off-Track Competition merupakan kegiatan menulis empat paper dengan empat topik berbeda. Keempat topik tersebut, yaitu communication words, carbon print in vehicle, innovation awards, dan telemetry," kata Raihan Tsaqif Abyanudin, Ketua SMV-UI.
Achmad Alvien Nurhidayatullah, manajer tim Nakoela menambahkan, pada kegiatan lomba autonomous programming, timnya harus membuat programming coding yang mensimulasikan mobil ciptaannya. Mobil tersebut kemudian dikendalikan secara autonomous oleh tim pada saat lomba.
"Mobil diprogram untuk mencapai 15 checkpoint yang ada di peta lomba. Penilaian dilakukan berdasarkan energy usage, distance, CPU usage, dan time yang diperlukan oleh mobil untuk menyelesaikan seluruh checkpoint, sehingga dilihat nilai efisiensi dari simulasi yang sudah dilakukan,” kata Achmad Alvien.
Tim UI-SMV merancang coding untuk autonomous control dengan menggunakan software Carla. Rancangan mobil yang dihasilkan memfokuskan pada rancangan jalur yang paling cepat, waktu dan kecepatan paling efisien. Ketiga hal tersebut pada akhirnya berdampak pada sedikitnya emisi yang dihasilkan oleh mobil yang dirancang oleh tim UI-SMV.
Lihat Juga :