Rektor UNP: Disertasi Hasto Kristiyanto Penting Dibaca Lintas Generasi
Kamis, 09 Juni 2022 - 18:30 WIB
loading...
Hasto Kristiyanto dinyatakan lulus ujian promosi doktoral Universitas Pertahanan (Unhan). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Prof. Ganefri, Ph.D mengatakan disertasi milik Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bisa menjadi sumber literasi yang penting dan harus dibaca.
"Disertasi Pak Hasto adalah sebuah sumber literasi yang sangat penting dan harus dibaca, bagi lintas generasi, ketika kita mesti memahami dan menginternalisasikan bagaimana pemikiran Geopolitik Soekarno dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Prof. Ganefri, Kamis (9/6/2022).
Baca juga: Pengamat: Disertasi Hasto Tempatkan Pancasila sebagai Garis Kehidupan Dunia Baru
Menurut Prof. Ganefri, pemikiran Geopolitik Soekarno memberi warna terhadap semangat kebangsaan Indonesia, yang sampai detik ini menjadi kekuatan bagi pemimpin bangsa ini untuk terus merawat dan menjaga NKRI. Ada unsur kebaruan (novelty) dalam disertasi Hasto.
"Disertasi ini memiliki novelty terkait dengan pemikiran geopolitik Soekarno yang selama ini belum tergali secara komprehensif. Pemikiran Sang Proklamator ‘tak akan lapuk oleh hujan dan tak lekang oleh panas’," ungkap dia.
"Disertasi Pak Hasto adalah sebuah sumber literasi yang sangat penting dan harus dibaca, bagi lintas generasi, ketika kita mesti memahami dan menginternalisasikan bagaimana pemikiran Geopolitik Soekarno dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Prof. Ganefri, Kamis (9/6/2022).
Baca juga: Pengamat: Disertasi Hasto Tempatkan Pancasila sebagai Garis Kehidupan Dunia Baru
Menurut Prof. Ganefri, pemikiran Geopolitik Soekarno memberi warna terhadap semangat kebangsaan Indonesia, yang sampai detik ini menjadi kekuatan bagi pemimpin bangsa ini untuk terus merawat dan menjaga NKRI. Ada unsur kebaruan (novelty) dalam disertasi Hasto.
"Disertasi ini memiliki novelty terkait dengan pemikiran geopolitik Soekarno yang selama ini belum tergali secara komprehensif. Pemikiran Sang Proklamator ‘tak akan lapuk oleh hujan dan tak lekang oleh panas’," ungkap dia.
Lihat Juga :