Era Teknologi, Mentan: Lembaga Pendidikan Vokasi Harus Dorong Milenial Lakukan Inovasi
Minggu, 12 Juni 2022 - 23:02 WIB
loading...
A
A
A
Pada saat pengukuhan Young Ambassador Program YESS Tahun 2022 di Bogor (11/6), Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengungkapkan saat ini lebih dari 70 persen petani di Indonesia berusia 45 tahun atau lebih.
"Saat ini mereka masih produktif. Tapi sepuluh tahun mendatang kondisi itu bisa menjadi masalah jika tidak ada regenerasi petani. Sehingga keberadaan petani milenial mutlak diperlukan mulai sekarang. Pada saat yang sama juga harus dilakukan transformasi pertanian. Dari yang semula hanya kebiasaan tanam, petik, lalu jual, kini harus dialihkan ke agrobisnis yang bisa menghasilkan lebih banyak duit," papar Dedi.
Dedi menegaskan, yang bisa berperan dalam agropreneur adalah anak-anak muda. Kaum milenial. Oleh karena itu, Kementan mendukung penuh program-program penumbuhan petani milenial.
Harapannya, agar tercipta petani-petani muda andal yang menjadi agropreneur di seluruh pelosok Tanah Air. Pemilihan Young Ambassador Program YESS merupakan salah satu upaya untuk mempercepat resonansi regenerasi petani.
Rayndra Syahdan Mahmudin menjadi salah satu dari 15 Young Ambassador terpilih. Alumni Polbangtan Yogyakarta Magelang (YoMa) yang juga Pemilik usaha Cipta Visi Group ini telah terbukti dapat memotivasi para milenial untuk mengobarkan semangat membangun desa.
“Kita semua tentu bisa memulainya dari dirisendiri dan dari lingkup sekitar yang paling dekat dengan kita,” ujar Rayndra.
“Desa sangat memerlukan sentuhan banyak anak muda di era SDGS untuk membangun desa dengan tujuan mengembangkan pertanian Indonesia”, sambungnya.
"Saat ini mereka masih produktif. Tapi sepuluh tahun mendatang kondisi itu bisa menjadi masalah jika tidak ada regenerasi petani. Sehingga keberadaan petani milenial mutlak diperlukan mulai sekarang. Pada saat yang sama juga harus dilakukan transformasi pertanian. Dari yang semula hanya kebiasaan tanam, petik, lalu jual, kini harus dialihkan ke agrobisnis yang bisa menghasilkan lebih banyak duit," papar Dedi.
Dedi menegaskan, yang bisa berperan dalam agropreneur adalah anak-anak muda. Kaum milenial. Oleh karena itu, Kementan mendukung penuh program-program penumbuhan petani milenial.
Harapannya, agar tercipta petani-petani muda andal yang menjadi agropreneur di seluruh pelosok Tanah Air. Pemilihan Young Ambassador Program YESS merupakan salah satu upaya untuk mempercepat resonansi regenerasi petani.
Rayndra Syahdan Mahmudin menjadi salah satu dari 15 Young Ambassador terpilih. Alumni Polbangtan Yogyakarta Magelang (YoMa) yang juga Pemilik usaha Cipta Visi Group ini telah terbukti dapat memotivasi para milenial untuk mengobarkan semangat membangun desa.
“Kita semua tentu bisa memulainya dari dirisendiri dan dari lingkup sekitar yang paling dekat dengan kita,” ujar Rayndra.
“Desa sangat memerlukan sentuhan banyak anak muda di era SDGS untuk membangun desa dengan tujuan mengembangkan pertanian Indonesia”, sambungnya.
Lihat Juga :