Mahasiswa Kalbis Institute Raih Emas di WYIE 2022 Malaysia
Kamis, 16 Juni 2022 - 11:10 WIB
loading...
A
A
A
Dengan keunikan tersebut, tim Kalbis Institute yang dibimbing Anjar Dwi Astono sebagai Ketua Program Studi Manajemen Kalbis Institute dan Dr. Ryan Johan Sembiring sebagai dosen Manajemen Kalbis Institute ini akhirnya berhasil mendapat dua penghargaan sekaligus.
Pada penyelenggaraanya, ITEX terbagi dalam tiga kegiatan besar yakni WYIE: World Young Inventors Exhibition, AYIE: Asian Young Inventors Exhibition, dan MYIE: Malaysian Young Inventors Exhibition. Pada WYIE, kegiatan terbagi ke dalam klasifikasi pada bidang pertanian, otomasi, bioteknologi, pendidikan, lingkungan, desain Industri, multimedia, games, dan olahraga.
Adapun peserta yang berpartisipasi pada kegiatan ini berasal dari 12 negara, seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Taiwan, Saudi Arabia, Korea, Qatar, Jerman, Kuwait, Oman, Hongkong, Amerika Serikat, dan sebagainya.
Terkait persiapan yang sudah dilakukan oleh mahasiswa, hal ini disampaikan Anjar Dwi Astono sebagai salah satu dosen pembimbing tim mahasiswa, “Proses yang baik dimulai dari persiapan yang baik pula, butuh 3 bulan persiapan bagi mahasiswa agar siap bertanding mengikuti kegiatan ini," katanya, melalui siaran pers, Kamis (16/6/2022).
Baca juga: Kisah Inspiratif, Anak Penjual Petis Dilantik Jadi Rektor UINSA Surabaya
Pada penyelenggaraanya, ITEX terbagi dalam tiga kegiatan besar yakni WYIE: World Young Inventors Exhibition, AYIE: Asian Young Inventors Exhibition, dan MYIE: Malaysian Young Inventors Exhibition. Pada WYIE, kegiatan terbagi ke dalam klasifikasi pada bidang pertanian, otomasi, bioteknologi, pendidikan, lingkungan, desain Industri, multimedia, games, dan olahraga.
Adapun peserta yang berpartisipasi pada kegiatan ini berasal dari 12 negara, seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Taiwan, Saudi Arabia, Korea, Qatar, Jerman, Kuwait, Oman, Hongkong, Amerika Serikat, dan sebagainya.
Terkait persiapan yang sudah dilakukan oleh mahasiswa, hal ini disampaikan Anjar Dwi Astono sebagai salah satu dosen pembimbing tim mahasiswa, “Proses yang baik dimulai dari persiapan yang baik pula, butuh 3 bulan persiapan bagi mahasiswa agar siap bertanding mengikuti kegiatan ini," katanya, melalui siaran pers, Kamis (16/6/2022).
Baca juga: Kisah Inspiratif, Anak Penjual Petis Dilantik Jadi Rektor UINSA Surabaya
Lihat Juga :