Miris, Attaya Masita Jadi Satu-satunya Murid Baru SDN 1 Ngrogung Ponorogo
Jum'at, 15 Juli 2022 - 19:50 WIB
loading...
A
A
A
Attaya tampak belajar membaca dan menulis ditemani satu guru kelas. Dia terlihat santai meski tidak ada teman di satu ruangan itu.
Saat jam istirahat pun, Attaya tampak membaur dengan kakak kelasnya. Apalagi Attaya sendiri punya kakak kandung yang sedang duduk di kelas 6.
"Kalau sendiri takut, tapi ada bu guru. Nggak apa-apa," kata Attaya.
Sementara, guru kelas Nur Setyowati menambahkan, pihaknya memang baru menerima satu siswa. Pihak sekolah tetap berupaya mencari siswa lain dengan mendatangi para wali murid.
"Kendala kami pertama, jumlah penduduk di Dukuh Ngrogung ini sedikit, anak usia sekolah pun cuma 4 anak. Yang mau sekolah di sini cuma 1 anak, yang lain mencari sekolah yang siswanya banyak. Apalagi ada 3 SD. SDN 1, 2, dan 3 Ngrogung," ujar Nur.
Padahal menurutnya, prestasi sekolahnya tak kalah bagus dari sekolah lain. Tiap kali kecamatan Ngebel menggelar perlombaan, SDN 1 Ngrogung selalu mendulang prestasi.
"Kami prestasi banyak, musahabah Qur'an dan tembang macapat selalu dapat juara. Kami juga meningkatkan ekstrakurikuler tari dan gong untuk menarik minat siswa," kata Nur.
Saat jam istirahat pun, Attaya tampak membaur dengan kakak kelasnya. Apalagi Attaya sendiri punya kakak kandung yang sedang duduk di kelas 6.
"Kalau sendiri takut, tapi ada bu guru. Nggak apa-apa," kata Attaya.
Sementara, guru kelas Nur Setyowati menambahkan, pihaknya memang baru menerima satu siswa. Pihak sekolah tetap berupaya mencari siswa lain dengan mendatangi para wali murid.
"Kendala kami pertama, jumlah penduduk di Dukuh Ngrogung ini sedikit, anak usia sekolah pun cuma 4 anak. Yang mau sekolah di sini cuma 1 anak, yang lain mencari sekolah yang siswanya banyak. Apalagi ada 3 SD. SDN 1, 2, dan 3 Ngrogung," ujar Nur.
Padahal menurutnya, prestasi sekolahnya tak kalah bagus dari sekolah lain. Tiap kali kecamatan Ngebel menggelar perlombaan, SDN 1 Ngrogung selalu mendulang prestasi.
"Kami prestasi banyak, musahabah Qur'an dan tembang macapat selalu dapat juara. Kami juga meningkatkan ekstrakurikuler tari dan gong untuk menarik minat siswa," kata Nur.
Lihat Juga :