4 Jurusan Saintek yang Minim Matematika, Cocok untuk Mahasiswa yang Tak Suka Berhitung

Senin, 18 Juli 2022 - 16:54 WIB
loading...
4 Jurusan Saintek yang...
Jurusan matematika. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sedikitnya ada empat jurusan saintek yang tidak banyak matematika. Saintek sendiri merupakan singkatan dari Sains dan Teknologi. Biasanya, jurusan-jurusan ini diperuntukan untuk para siswa yang berasal dari jurusan IPA.

Jika dicermati, jurusan Saintek sendiri cukup identik dengan proses hitung-menghitung dan matematika . Namun, sebagian peminat jurusan ini tidak terlalu menyukai matematika. Sehingga tak jarang mereka memutuskan untuk beralih jalur ke Soshum.

Baca juga: Tim Robot ITS Raih Juara di Internasional RoboCup 2022

Padahal, ada juga beberapa jurusan saintek yang tidak banyak matematikanya. Hanya saja, mungkin hal ini jarang diketahui.

Berikut Jurusan Saintek yang tidak banyak Matematika.

1. Agribisnis

Program studi Agribisnis dikenal sebagai jurusan yang minim matematika. Biasanya jurusan ini berada di Fakultas Pertanian. Meski berstatus sebagai jurusan saintek, namun tak jarang sebagian menganggapnya lebih cenderung ke soshum.

Umumnya, Agribisnis mempelajari tentang pengelolaan pertanian dan sektor bisnis yang bisa dihasilkan dari produk pertanian. Beberapa mata kuliah yang diajarkan di antaranya adalah pemasaran agribisnis, pengembangan masyarakat dan lainnya.

Baca juga: Pengumuman SMM-PTN Barat 2022 Sore Ini, Berikut Link Lengkapnya

2. Sistem Informasi

Seiring berkembangnya teknologi, jurusan kuliah seperti Sistem Informasi cukup banyak diminati para calon mahasiswa. Dikutip dari Dunia Ilkom, secara umum jurusan ini berisi gabungan dari Ekonomi Manajemen, Bisnis, dan Ilmu komputer.

Titik fokusnya berada pada bidang software, namun lebih ke penerapan dalam bisnis perusahaan.

Kabar baiknya, jurusan ini kemungkinan akan cocok dengan mahasiswa yang kurang suka matematika. Pasalnya, mata kuliah tentang matematika tidak terlalu banyak diajarkan di Sistem Informasi. Atau setidaknya tidak sebanyak jurusan lain seperti Teknik Informatika ataupun Ilmu Komputer.

3. Budidaya Perairan

Jurusan Saintek yang tidak banyak matematika berikutnya adalah Budidaya Perairan atau Akuakultur. Jurusan ini umumnya mempelajari tentang pemeliharaan, penangkaran, dan pengembangbiakan biota laut.

Beberapa mata kuliah yang diajarkan di antaranya adalah akuariologi, biota laut, dan manajemen Kualitas air. Jurusan ini kemungkinan akan cocok dengan mahasiswa yang tidak menyukai matematika.

Beberapa perguruan tinggi yang menyediakan jurusan Budidaya Perairan adalah Institut Pertanian Bogor, Universitas Jenderal Soedirman, dan lainnya.

4. Teknologi Hasil Hutan

Program studi Teknologi Hasil Hutan umumnya mempelajari ilmu pengetahuan tentang pengelolaan hasil hutan. Mahasiswa jurusan ini biasanya belajar tentang teknik eksplorasi hasil hutan, dan pengolahannya.

Selain itu, ada juga pembelajaran mengenai manajemen industri hasil hutan serta pengelolaan limbah hasil industrinya. Sama halnya dengan beberapa jurusan sebelumnya, Teknologi Hasil Hutan cocok bagi orang yang tidak terlalu menyukai matematika.

Demikian ulasan mengenai jurusan saintek yang tidak banyak matematika. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi calon mahasiswa dalam menentukan jurusan kuliahnya dengan tepat.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Rekomendasi
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
Usia Peserta Miss Indonesia...
Usia Peserta Miss Indonesia Kini 19-25 Tahun, RCTI Cari Kandidat yang Lebih Matang untuk Miss World
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved