ITS Rancang Aplikasi Ujian Cerdas i-Assessment untuk Menilai Kemampuan Siswa
Rabu, 20 Juli 2022 - 09:51 WIB
loading...
A
A
A
Yuhana menyebutkan, i-Assessment berbeda dengan aplikasi ujian tradisional. Aplikasi ini mampu memilih maksimal enam soal per kompetensi dengan berbagai fitur cerdas. Hal ini meliputi kemampuan aplikasi dalam memilih soal secara adaptif, melakukan pemetaan kemampuan peserta, dan fleksibel terhadap berbagai subjek uji. “Dengan aplikasi ini, guru akan lebih mudah mencari materi apa yang menjadi kesulitan para siswa,” tambahnya.
Lebih dalam, enam soal yang terpilih kepada masing-masing siswa tersebut akan memiliki tiga tingkat kesulitan yaitu hard, medium, dan easy. Selain itu, aplikasi mampu mendeteksi keseriusan para siswa saat ujian.
Hal ini memungkinkan karena adanya fitur yang mampu menentukan ditebak atau tidaknya hasil jawaban para siswa. “Pada saat ujian telah selesai akan terlihat setiap jawaban, apakah para siswa menebak atau tidak,” jelas dosen Departemen Teknik Informatika ini.
Tidak rumit, menurut Yuhana, i-Assessment sangat mudah digunakan dengan User Interface (UI) yang interaktif dan intuitif. Ia memaparkan langkah pertama yang perlu dilakukan adalah meng-install aplikasi i-Assessment terlebih dulu.
Selanjutnya, masuk ke dalam aplikasi dengan akun yang telah terdaftar sebelumnya, atau jika belum siswa dapat mendaftarkan diri di halaman yang sama pula. “Ketika masuk carilah ujian yang akan diambil dan klik mulai. Namun para siswa diminta membaca overview ujian dan klik mulai lagi,” bebernya.
Tidak berhenti di situ, setelahnya siswa bisa memilih jawaban dan mengkonfirmasinya, karena pada penilaian adaptif tidak bisa kembali ke soal sebelumnya. Setelah mengisi enam jawaban, sistem akan meminta siswa untuk mengisi kuesioner dan klik simpan.
Lebih dalam, enam soal yang terpilih kepada masing-masing siswa tersebut akan memiliki tiga tingkat kesulitan yaitu hard, medium, dan easy. Selain itu, aplikasi mampu mendeteksi keseriusan para siswa saat ujian.
Hal ini memungkinkan karena adanya fitur yang mampu menentukan ditebak atau tidaknya hasil jawaban para siswa. “Pada saat ujian telah selesai akan terlihat setiap jawaban, apakah para siswa menebak atau tidak,” jelas dosen Departemen Teknik Informatika ini.
Tidak rumit, menurut Yuhana, i-Assessment sangat mudah digunakan dengan User Interface (UI) yang interaktif dan intuitif. Ia memaparkan langkah pertama yang perlu dilakukan adalah meng-install aplikasi i-Assessment terlebih dulu.
Selanjutnya, masuk ke dalam aplikasi dengan akun yang telah terdaftar sebelumnya, atau jika belum siswa dapat mendaftarkan diri di halaman yang sama pula. “Ketika masuk carilah ujian yang akan diambil dan klik mulai. Namun para siswa diminta membaca overview ujian dan klik mulai lagi,” bebernya.
Tidak berhenti di situ, setelahnya siswa bisa memilih jawaban dan mengkonfirmasinya, karena pada penilaian adaptif tidak bisa kembali ke soal sebelumnya. Setelah mengisi enam jawaban, sistem akan meminta siswa untuk mengisi kuesioner dan klik simpan.
Lihat Juga :