Top! Pelajar Indonesia Sabet Empat Medali di Olimpiade Internasional Geografi
Sabtu, 23 Juli 2022 - 17:32 WIB
loading...
A
A
A
Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemendikbudristek Asep Sukmayadi menyampaikan kebanggaannya atas prestasi yang telah diraih. “Kami ucapkan selamat atas prestasi yang ditorehkan oleh adik-adik di IGeO 2022. Generasi-generasi muda senantiasa selalu disiapkan untuk menjadi garda depan,” ucap Asep seraya bersyukur Indonesia telah diputuskan menjadi tuan rumah pelaksanaan IGeO ke-19 tahun 2023 berdasarkan keputusan IGeO Task Force Meeting Board.
IGeO 2022 berlangsung dalam tiga babak tes, yaitu Written Response Test (WRT/Tes Tertulis), di mana para peserta mengerjakan tes secara tertulis dalam kurun waktu tertentu. Babak selanjutnya adalah Fieldwork Test (FWT/Tes Lapangan), pada babak ini para peserta turun secara virtual ke lapangan untuk melakukan observasi pada daerah tertentu dan pada malam harinya peserta melakukan analisis perencanaan terhadap daerah yang diobservasi. Lalu, babak terakhir adalah Multimedia Test (MMT/Tes Multimedia) para peserta mengerjakan soal yang berhubungan dengan geografi dan juga soal-soal yang berhubungan dengan pancaindra.
Baca juga: Program Bangkit Buka Peluang Perempuan untuk Berkarier di Bidang Teknologi
Selain kompetisi individu, peserta juga mengikuti kompetisi dalam tim berupa kompetisi poster. Pada kompetisi ini, setiap tim membuat poster dan melakukan presentasi dengan tema “The effects of plastic pollution in aquatic ecosystems and their impacts on the oceans”. Tim Indonesia memperoleh peringkat pertama dengan judul poster “Plastic Pandemonium: Plastic in Indonesian Aquatic Ecosystem”.
Sebagai persiapan mengukuti kompetisi, keempat peserta diberi pembinaan oleh asisten dan dosen dari beberapa perguruan tinggi, di antaranya dari Fakultas Ilmu Kebumian, Institut Teknologi Bandung (ITB); Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan; Fakultas Pendidikan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), serta para alumni peserta IGeO yang telah mengikuti ajang ini pada tahun sebelumnya.
IGeO 2022 berlangsung dalam tiga babak tes, yaitu Written Response Test (WRT/Tes Tertulis), di mana para peserta mengerjakan tes secara tertulis dalam kurun waktu tertentu. Babak selanjutnya adalah Fieldwork Test (FWT/Tes Lapangan), pada babak ini para peserta turun secara virtual ke lapangan untuk melakukan observasi pada daerah tertentu dan pada malam harinya peserta melakukan analisis perencanaan terhadap daerah yang diobservasi. Lalu, babak terakhir adalah Multimedia Test (MMT/Tes Multimedia) para peserta mengerjakan soal yang berhubungan dengan geografi dan juga soal-soal yang berhubungan dengan pancaindra.
Baca juga: Program Bangkit Buka Peluang Perempuan untuk Berkarier di Bidang Teknologi
Selain kompetisi individu, peserta juga mengikuti kompetisi dalam tim berupa kompetisi poster. Pada kompetisi ini, setiap tim membuat poster dan melakukan presentasi dengan tema “The effects of plastic pollution in aquatic ecosystems and their impacts on the oceans”. Tim Indonesia memperoleh peringkat pertama dengan judul poster “Plastic Pandemonium: Plastic in Indonesian Aquatic Ecosystem”.
Sebagai persiapan mengukuti kompetisi, keempat peserta diberi pembinaan oleh asisten dan dosen dari beberapa perguruan tinggi, di antaranya dari Fakultas Ilmu Kebumian, Institut Teknologi Bandung (ITB); Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan; Fakultas Pendidikan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), serta para alumni peserta IGeO yang telah mengikuti ajang ini pada tahun sebelumnya.
(nnz)
Lihat Juga :