Kisah Perjuangan Egi, demi Sekolah Rela Berjalan Kaki Naik Turun Bukit 3,5 Kilometer

Rabu, 03 Agustus 2022 - 00:45 WIB
loading...
Kisah Perjuangan Egi,...
Egi Sugilar, siswa asal Desa Kertamukti, Cibinong, Cianjur, terpaksa harus berjalan kaki sejauh 3,5 kilometer untuk sekolah. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Sejumlah siswa sekolah dasar di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, banyak ditemukan yang tinggal di daerah pelosok. Siswa-siswi yang berangkat ke sekolah terpaksa harus jalan kaki dengan jarak berkilomer jauhnya.

Tidak hanya itu, beberapa siswa dan murid harus menyeberangi jembatan gantung, atau rakit yang terbuat dari bambu untuk pergi ke sekolah demi mendapatkan pendidikan yang layak.

Baca juga: Viral Gestur Sopan Seorang Pelajar Setelah Diberikan Kesempatan Menyeberang Jalan

Egi Sugilar (13) misalnya, anak asal Kampung Pasir Kohkol, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, terpaksa harus berjalan kaki sejauh 3,5 kilometer setiap harinya untuk sampai di sekolahnya.

Bocah kelas 6 SD tersebut tercatat sebagai murid di SDN Cigombong, Kecamatan Cibinong. Anak berkulit sawo matang tersebut harus bangun tidur sekitar pukul 04.00 WIB pagi, setelah mandi, kemudian solat subuh, dirinya langsung bersiap-siap berangkat ke sekolahnya.

Bocah yang bercita-cita menjadi anggota TNI tersebut mulai berjalan kaki dari rumahnya, sekitar pukul 5.00 WIB pagi.

Baca juga: Keterbatasan Fisik Tak Halangi Putri Buruh Pabrik Ini untuk Kuliah di UGM

Bocah kelahiran tahun 2009 itu setelah melangkahkan kaki dari rumahnya untuk pergi sekolah, dirinya langsung mengajak teman-temannya untuk pergi sekolah bersama-sama.

Bukan jalanan lurus, atau jalan aspal, bahkan trotoar yang mulis yang dilalui kebanyakan siswa diperkotaan untuk sampai ke sekolah. Melainkan bukit yang menanjak, hingga rumput-rumput ilalang.

Namun saat terjadi hujan turun, Egi terpaksa harus melalui jalan yang dipenuhi dengan lumpur, agar sepatunya tetap bersih, kadang bocah berambut ikal tersebut harus membuka sepatunya agar tetap bersih, dan berjalan kaki tanpa menggunakan alas.

"Kalau lagi hujan, kadang gak pake sepatu biasa aja jalan kaki, biar nanti pas masuk kelasa engga kotor," kata Egi sambil menendang bola di lapangan sekolahanya.

Setelah tiba di sekolah, Egi terpaksa harus disatukan dengan kelas 5, karena di SDN Cigombong itu, cuman tinggal dirinya seorang yang tercatat sebagai kelas enam.

Setelah pukul 10.00 WIB, ia dengan beberapa temanya kembali jalan kaki untuk pulang. Setelah pulang, biasanya Egi membantu orang tuanya, usai itu baru dirinya bisa main dengan teman sebayanya.

Meski seragam putih merah yang dipakainya telah lusuh, hal itu tidak membuat Egi patah semangat untuk menimba ilmu, walaupun harus naik turun bukit sejauh 3 kilometer.

Bocah kurus yang cukup tinggi diusianya itu, pun berniat untuk melanjutkan sekolah hingga tinggkat SMA/SMK agar bisa mengabdi pada negara, dengan mengikuti pendaftaran TNI.

"Sekolah mau dilanjut sampai ke SMA/SMK karena nanti pengen jadi bapak-bapak tentara, karena gagah, bisa mengamanin negara juga," senyumnya.

Egi merupakan anak dari seorang petani yang tinggal di daerah perbatasan antar Kabupaten Cianjur dengan Kabupaten Bandung.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
Musim Liburan Sekolah,...
Musim Liburan Sekolah, 418.000 Pemudik Nikmati Diskon Penyeberangan ASDP
Presiden Prabowo Berikan...
Presiden Prabowo Berikan Bantuan Alat Drumben untuk SDN Tegalega Sukabumi
Sambut Tahun Ajaran...
Sambut Tahun Ajaran Baru, Keluarga Mulai Siapkan Kebutuhan Belajar Anak
Rekomendasi
Menjelajah Batavia Lama,...
Menjelajah Batavia Lama, Jejak Bung Karno hingga Charlie Chaplin di Kota Tua Jakarta
Jadwal Formula 1 Lenovo...
Jadwal Formula 1 Lenovo Austrian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Layanan, ShopeeFood Fokus Dorong Pengembangan Kompetensi Mitra Pengemudi
Berita Terkini
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Daftar 34 PTS yang Masuk...
Daftar 34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026, Ada Kampusmu?
Rekrutmen BPKH 2026...
Rekrutmen BPKH 2026 Resmi Dibuka, Simak 9 Formasi, Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftaran
Unair Jadi Kampus Terbaik...
Unair Jadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi THE Sustainability Impact Ratings 2026
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Infografis
Turun dari Sepeda, Biden...
Turun dari Sepeda, Biden Terjatuh karena Kaki Tersangkut di Pedal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved