Melawan Banjir dengan Buku Digital, Jejak Perubahan dari SDN Tambakrejo 1 Semarang
Sabtu, 03 Mei 2025 - 15:39 WIB
loading...
Kepala Sekolah SDN Tambakrejo 1 Semarang Tri Sugiyono berinovasi membuat Sudut Baca Digital (Subadi). Foto/Tanoto Foundation.
A
A
A
JAKARTA - Ini cerita menginspirasi dari Kepala Sekolah SDN Tambakrejo 1 Semarang Tri Sugiyono. Ia membuat inovasi Sudut Baca Digital (Subadi), solusi sekolahnya yang rawan banjir dan membuat buku di perpusatakaan rusak.
SDN Tambakrejo 1 Semarang memang langganan banjir. Tak hanya merusak fasilitas sekolah, buku-buku yang menjadi jendela dunia anak-anak kini banyak yang sobek, kusut, bahkan lenyap tak bersisa.
Namun, di tengah genangan itu, semangat belajar tetap bertahan. Di bawah kepemimpinan Tri Sugiyono, M.Pd., SDN Tambakrejo 01 tetap gagah berdiri. Budaya literasi yang mereka bangun dengan susah payah tidak dibiarkan hancur bersama tingginya genangan air.
Baca juga: 80% Bangunan Rusak, SDN Padurenan Bekasi Terima Program Revitalisasi Prabowo
Bagi Tri Sugiyono, tantangan dan permasalahan sudah menjadi bagian dari perjalanan panjangnya di dunia pendidikan. Memulai karier sebagai guru di SDN Kemijen 01 dan SDN Sarirejo (Kartini), ia menapaki jalan pendidikan dengan dedikasi keras, kerja cerdas, dan visi yang jelas.
Berbagai penghargaan pernah ia raih, dari juara Guru Prestasi tingkat Kota Semarang hingga menjadi finalis tingkat nasional.
Di tengah perjalanan kariernya, Tri juga aktif menjadi Fasilitator PINTAR Tanoto Foundation, memperkuat perannya dalam menggerakkan perubahan berbasis literasi dan numerasi di sekolah-sekolah.
Baca juga: Hardiknas 2025, Ribuan Siswa dan Guru Tanam Sayuran di Sekolah
SDN Tambakrejo 1 Semarang memang langganan banjir. Tak hanya merusak fasilitas sekolah, buku-buku yang menjadi jendela dunia anak-anak kini banyak yang sobek, kusut, bahkan lenyap tak bersisa.
Namun, di tengah genangan itu, semangat belajar tetap bertahan. Di bawah kepemimpinan Tri Sugiyono, M.Pd., SDN Tambakrejo 01 tetap gagah berdiri. Budaya literasi yang mereka bangun dengan susah payah tidak dibiarkan hancur bersama tingginya genangan air.
Baca juga: 80% Bangunan Rusak, SDN Padurenan Bekasi Terima Program Revitalisasi Prabowo
Bagi Tri Sugiyono, tantangan dan permasalahan sudah menjadi bagian dari perjalanan panjangnya di dunia pendidikan. Memulai karier sebagai guru di SDN Kemijen 01 dan SDN Sarirejo (Kartini), ia menapaki jalan pendidikan dengan dedikasi keras, kerja cerdas, dan visi yang jelas.
Berbagai penghargaan pernah ia raih, dari juara Guru Prestasi tingkat Kota Semarang hingga menjadi finalis tingkat nasional.
Di tengah perjalanan kariernya, Tri juga aktif menjadi Fasilitator PINTAR Tanoto Foundation, memperkuat perannya dalam menggerakkan perubahan berbasis literasi dan numerasi di sekolah-sekolah.
Baca juga: Hardiknas 2025, Ribuan Siswa dan Guru Tanam Sayuran di Sekolah
Lihat Juga :