Dua Guru Besar UI Raih Penghargaan Menteri Luar Negeri Jepang, Ini Profilnya
Senin, 08 Agustus 2022 - 13:30 WIB
loading...
Dua guru besar UI meraih penghargaan menteri luar negeri Jepang. Foto/Humas UI.
A
A
A
JAKARTA - Atas sumbangsih dan jasa-jasanya dalam hubungan antara Indonesia dan Jepang, dua guru besar Universitas Indonesia , yakni Prof. Dr. Bambang Wibawarta dan Prof. Hikmahanto Juwana menerima Penghargaan Menteri Luar Negeri Jepang Tahun 2022 (Reiwa 4). Penghargaan ini telah diumumkan melalui rilis yang dimuat di laman Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.
“Tentu saja (saya) gembira, penghargaan ini tidak hanya untuk pribadi tetapi juga untuk Universitas Indonesia, tempat di mana saya bekerja dan mengabdi. Penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap kontribusi dalam peningkatan hubungan Indonesia-Jepang. Tahun depan, hubungan antara Indonesia-Jepang memasuki usia 65 tahun," ujar Prof. Bambang, melalui siaran pers, Senin (8/8/2022).
Baca: 3 Srikandi UPER Tembus Kompetisi Asia Pasifik, Wakili Indonesia ke Tingkat Dunia
Ia dinilai berkontribusi dalam meningkatkan penelitian Jepang di Indonesia. Guru besar dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) dan salah seorang peneliti terkemuka pada bidang kebudayaan Jepang di Indonesia ini pernah menjabat sebagai Dekan FIB UI (2008-2014), Ketua Pusat Studi Jepang (PSJ) UI pada 2006-2008, Pejabat Rektor merangkap Wakil Rektor (2014), dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (2014-2019).
Selama masa jabatannya sebagai Ketua PSJ UI, ia dinilai berhasil memperkuat fungsi perpustakaan melalui penambahan koleksi buku dan penerapan sistem pencarian koleksi buku secara daring, juga perangkat audiovisual. Sebelumnya, Prof. Bambang telah menerima berbagai penghargaan lain, yaitu Japan Society for the Promotion of Science (2004-2006), Sumitomo Foundation, Research Projects award (2007-2008), Sumitomo Foundation, Research Projects award (2007-2008), The Toshiba Foundation (2006) dan penghargaan lainnya.
“Tentu saja (saya) gembira, penghargaan ini tidak hanya untuk pribadi tetapi juga untuk Universitas Indonesia, tempat di mana saya bekerja dan mengabdi. Penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap kontribusi dalam peningkatan hubungan Indonesia-Jepang. Tahun depan, hubungan antara Indonesia-Jepang memasuki usia 65 tahun," ujar Prof. Bambang, melalui siaran pers, Senin (8/8/2022).
Baca: 3 Srikandi UPER Tembus Kompetisi Asia Pasifik, Wakili Indonesia ke Tingkat Dunia
Ia dinilai berkontribusi dalam meningkatkan penelitian Jepang di Indonesia. Guru besar dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) dan salah seorang peneliti terkemuka pada bidang kebudayaan Jepang di Indonesia ini pernah menjabat sebagai Dekan FIB UI (2008-2014), Ketua Pusat Studi Jepang (PSJ) UI pada 2006-2008, Pejabat Rektor merangkap Wakil Rektor (2014), dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (2014-2019).
Selama masa jabatannya sebagai Ketua PSJ UI, ia dinilai berhasil memperkuat fungsi perpustakaan melalui penambahan koleksi buku dan penerapan sistem pencarian koleksi buku secara daring, juga perangkat audiovisual. Sebelumnya, Prof. Bambang telah menerima berbagai penghargaan lain, yaitu Japan Society for the Promotion of Science (2004-2006), Sumitomo Foundation, Research Projects award (2007-2008), Sumitomo Foundation, Research Projects award (2007-2008), The Toshiba Foundation (2006) dan penghargaan lainnya.
Lihat Juga :