Ganjar Pranowo Beri Wejangan pada Mahasiswa Baru UGM

Selasa, 09 Agustus 2022 - 15:03 WIB
loading...
Ganjar Pranowo Beri Wejangan pada Mahasiswa Baru UGM
Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Umum Kagama, Ganjar Pranowo, memberi wejangan kepada mahasiswa baru UGM pada upacara penutupan PPSMB 2022. Foto/Dok/Humas UGM
A A A
JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Umum Alumni Universitas Gadjah Mada ( Kagama ), Ganjar Pranowo, memberi wejangan kepada mahasiswa baru UGM pada upacara penutupan Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru (PPSMB) di Lapangan Grha Sabha Pramana, Sabtu (6/8/2022).

Di tengah kerumunan 9.491 mahasiswa baru, Ganjar masuk ke lapangan dengan mengayuh sepeda dengan tas ransel di punggung. Berdiri di tengah lapangan, Ganjar membakar semangat para mahasiswa.

Baca juga: 15 Universitas Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2022, UI Peringkat Satu

Ganjar menyampaikan ucapan selamat kepada mahasiswa baru yang diterima kuliah di UGM. Ia berharap para mahasiswa tidak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk kuliah sungguh-sungguh agar nantinya menjadi agen perubahan dan agen pembangunan di masa mendatang.

“Selamat, ya. Diterima di UGM itu tidak mudah. Yang antri banyak banget. Saya berharap kamu jadi agen perubahan dan agen pembangunan. Kamulah yang akan melakukan modernisasi,” ujarnya seperti dilansir dari laman resmi UGM, Selasa (9/8/2022).

Menurut Ganjar, banyak sekali persoalan yang dihadapi oleh bangsa saat ini yang nantinya menjadi pekerjaan rumah bagi generasi sekarang untuk bisa menuntaskannya suatu saat nanti.

Baca juga: Menkeu Sri Mulyani Beri Pesan Ini untuk Mahasiswa Baru UI

“Banyak PR yang mesti dibereskan. Apakah kalian generasi yang akan memberikan solusi soal lingkungan, perdamaian dunia, energi, pangan, inovasi dan tentu soal mimpimu dan jodohmu juga,” kata Ganjar yang disambut tawa ribuan mahasiswa.

Dalam kesempatan itu, Ganjar menyapa salah seorang mahasiswa penyandang berkebutuhan khusus tunanetra, Aulia Rahman, untuk tampil maju ke depan. Ia mengapresiasi mahasiswi dari Fakultas Ilmu Budaya tersebut yang berhasil membuat sebuah film bersama dengan rekannya.

“Saya tidak sengaja ikut kelas. Membuat film judulnya seutas asa. Menceritakan difabel tunanetra perempuan berpacaran non difabel,” kata Aulia.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2133 seconds (11.252#12.26)