Raih Pendanaaan Kemendikbudristek, UMJ Dorong Pengembangan UMKM Lokal
Rabu, 10 Agustus 2022 - 18:48 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Program Pengmas Dr. Lusi Andriyani mengatakan, program yang sedang berlangsung merupakan pendanaan hibah dari Kemendikbudristek dalam lingkup pemberdayaan masyarakat. "Program ini bukan tiba-tiba. Bapak dan ibu (peserta workshop) hadir di sini difasilitasi atas hibah yang diperoleh (dari Kemendikbudristek). Proposal kami diterima dan mendapatkan fasilitas untuk pemberdayaan masyarakat," katanya, melalui siaran pers, Rabu (10/8/2022).
Lusi menjelaskan, potensi di Desa Kuripan harus dikembangkan. Salah satunya memanfaatkan potensi wilayah berupa sungai untuk dijadikan desa wisata. Dia memaparkan, program pengmas melibatkan peran mahasiswa lintas keilmuan di antaranya, Ilmu Komunikasi (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Agribisnis (Fakultas Pertanian), dan Arsitektur (Fakultas Teknik).
Menurut Lusi, untuk mendukung seluruh potensi desa, kegiatan workshop penting bagi seluruh stakeholder agar potensi tersebut bisa dikembangkan. Selain dengan upaya membangun branding, kolaborasi dengan komunitas juga dapat menjadi strategi dalam memajukan Desa Kuripan.
Kehadiran tim pengmas UMJ disambut baik Kepala Desa Kuripan yang diwakili Sekretaris Desa Kuripan Ridho Ihtar. "Ini adalah satu program lanjutan. Kita sudah menjalin kerja sama sejak 2018. Alhamdulillah terus berlanjut setiap tahun selalu mengirim mahasiswa KKN. Berlanjut sampai hari ini yang juga dimotori oleh dosen UMJ untuk peningkatan kapasitas bapak dan ibu semua," katanya.
Ridho berharap, program pengmas UMJ yang ditujukan bagi warga Desa Kuripan dapat mendorong pengusaha UMKM membuat produk unggulan desa. "Mudah-mudahan kita mendapatkan ilmu dan pemahaman dari para narasumber. Semoga di tahun mendatang akan dirasakan manfaatnya oleh bapak dan ibu semua," ungkapnya.
Lusi menjelaskan, potensi di Desa Kuripan harus dikembangkan. Salah satunya memanfaatkan potensi wilayah berupa sungai untuk dijadikan desa wisata. Dia memaparkan, program pengmas melibatkan peran mahasiswa lintas keilmuan di antaranya, Ilmu Komunikasi (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Agribisnis (Fakultas Pertanian), dan Arsitektur (Fakultas Teknik).
Menurut Lusi, untuk mendukung seluruh potensi desa, kegiatan workshop penting bagi seluruh stakeholder agar potensi tersebut bisa dikembangkan. Selain dengan upaya membangun branding, kolaborasi dengan komunitas juga dapat menjadi strategi dalam memajukan Desa Kuripan.
Kehadiran tim pengmas UMJ disambut baik Kepala Desa Kuripan yang diwakili Sekretaris Desa Kuripan Ridho Ihtar. "Ini adalah satu program lanjutan. Kita sudah menjalin kerja sama sejak 2018. Alhamdulillah terus berlanjut setiap tahun selalu mengirim mahasiswa KKN. Berlanjut sampai hari ini yang juga dimotori oleh dosen UMJ untuk peningkatan kapasitas bapak dan ibu semua," katanya.
Ridho berharap, program pengmas UMJ yang ditujukan bagi warga Desa Kuripan dapat mendorong pengusaha UMKM membuat produk unggulan desa. "Mudah-mudahan kita mendapatkan ilmu dan pemahaman dari para narasumber. Semoga di tahun mendatang akan dirasakan manfaatnya oleh bapak dan ibu semua," ungkapnya.
Lihat Juga :