Cicipi Kuliner Sorgum Kreasi SMK PGRI 2 Kudus, Moeldoko: Enak dan Punya Nilai Jual

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 07:43 WIB
loading...
Cicipi Kuliner Sorgum...
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dalam acara Festival Sorgum di SMK PGRI 2 Kudus, Jawa Tengah, Jumat (12/8/2022). Moeldoko menikmati aneka sajian berbahan sorgum kreasi para siswa yang disajikan dengan konsep ala fine dining di Jiva Bestari. Foto/Mihardi
A A A
KUDUS - Kepala Staf Kepresidenen Moeldoko menyaksikan langsung proses pengolahan kuliner dari sorgum di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 2 Kudus, Jawa Tengah, Jumat (12/8/2022). Moeldoko menilai, kuliner berbahan dasar sorgum tersebut rasanya enak dan punya nilai jual.

Di hadapan Moeldoko, para siswa SMK PGRI 2 Kudus, Jawa Tengah, langsung mempraktikkan pengolahan sorgum menjadi sajian kuliner yang lezat. Moeldoko menikmati berbagai sajian sorgum tersebut yang disajikan ala fine dining oleh para pelajar jurusan tata boga tersebut.

Moeldoko pun mengapresiasi para pelajar di SMK PGRI 2 Kudus ini yang menuurutnya memiliki kreativitas dan kompetensi yang luar biasa di bidang kuliner. "Mereka sudah lebih dulu melihat potensi dan mau mengeksplorasi sorgum untuk diolah menjadi berbagai macam sajian yang menurut saya rasanya enak dan punya nilai jual. Saya kira ini patut menjadi contoh, khususnya untuk sekolah-sekolah yang memiliki jurusan yang sama dan bahkan juga para pelaku usaha kuliner lainnya. Jadi, ayo makan sorgum," tutur Moeldoko, Jumat (12/8/2022).



Menurut Moeldoko, di masyarakat Jawa sorgum sudah lama dikenal sebagai bahan pangan utama. Hal itu dibuktikan dengan adanya ukiran sorgum pada relief Candi Borobudur, Jawa Tengah. "Kalau orang Jawa kan menyebutnya cantel. Cantel ini ada terukir di relief Candi Borobudur, jadi memang sudah lama orang Jawa mengenal cantel atau sorgum ini," ujarnya.

Kehadiran Moeldoko tersebut bertepatan dengan acara Festival Sorgum yang digelar di SMK PGRI 2 Kudus. Festival Sorgum ini antara lain diisi dengan kegiatan memasak yang diikuti para siswa kelas X hingga XII di SMK PGRI 2 Kudus. Sedikitnya delapan jenis masakan berbeda diolah oleh siswa dengan bahan dasar sorgum, yaitu bakwan jagung, nasi goreng, pisang goreng, bubur sumsum, cocogum (kukis), brownies tipis, lemon cupcake, dan muffin pisang.

Kedelapan jenis masakan tersebut kemudian dicicipi dan dinilai oleh Moeldoko bersama dengan beberapa influencer di bidang kuliner, salah satunya Farida Nurhan. Moeldoko menikmati beragam sajian sorgum ini dengan konsep ala fine dining di teaching factory SMK PGRI 2 Kudus yaitu Jiva Bestari. Hasilnya, dia mengakui semua jenis kuliner sorgum kreasi pelajar SMK PGRI 2 Kudus punya rasa yang enak dan akan mudah disukai oleh masyarakat Indonesia.

M Fauz Gamel, salah seorang pelajar SMK PGRI 2 Kudus yang mengikuti Festival Sorgum, mengaku sangat senang saat terlibat dalam dalam proses kreatif pengolahan sajian makanan berbahan sorgum. Dia pun merasa sangat tertantang dengan kegiatan ini.
"Sebagai pelajar SMK yang memiliki keterampilan di bidang kuliner, kami merasa harus terlibat dan ikut mendukung program Presiden Jokowi dalam memanfaatkan sorgum sebagai pangan alternatif. Saya juga sangat bangga karena nasi goreng sorgum yang saya olah bisa menjadi juara dalam Festival Sorgum ini, harapannya saya memperkenalkan sorgum lewat sajian ini kepada masyarakat," jelasnya.

Diketahui, dalam proses pengolahan sorgum, SMK PGRI 2 Kudus merupakan binaan Djarum Foundation yang juga berkolaborasi dengan perkumpulan Aku Cinta Makanan Indonesia (ACMI) sebagai konsultan pengembangan bahan pangan lokal. ACMI bersama para staf pengajar SMK PGRI 2 Kudus memberikan arahan dan pendampingan kepada para siswa agar mampu memahami karakteristik sorgum serta mengolahnya menjadi sajian dengan cita rasa dan kualitas terbaik.

"Tepung sorgum memiliki sifat gluten free jadi membutuhkan waktu lebih lama untuk menyatukan adonannya. Tetapi tepung sorgum ini memiliki indeks glikemik rendah sehingga sangat cocok digunakan oleh penderita diabetes. Selain itu sorgum juga memiliki serat yang tinggi. Jadi sebenarnya sorgum sangat memiliki banyak manfaat namun belum banyak masyarakat yang mengetahui," kata Ketua ACMI Santhi Serad.

Program Officer Bakti Pendidikan Djarum Foundation Galuh Paskamagma mengungkapkan, dalam menyajikan olahan sorgum tidak hanya membutuhkan hard skill, tetapi juga soft skills. Menurutnya, para siswa harus kreatif dalam membuat resep, berpikir kritis dalam melakukan penyesuaian maupun substitusi tepung biasa ke tepung sorgum. Untuk itu, masih kata Galuh, penerapan Merdeka Belajar di SMK PGRI 2 Kudus adalah langkah yang tepat untuk mempersiapkan bekal para pelajar untuk mengembangkan kemampuan sesuai dengan bakat dan passion di dunia kuliner.

"Siswa di SMK PGRI 2 Kudus boleh memilih pembelajaran sesuai dengan minatnya di industri kuliner sehingga siswa tidak merasa terbebani dengan proses belajar dan akhirnya membuat siswa menjadi lebih produktif dan kreatif. Salah satu buktinya siswa bisa membuat olahan sorgum yang menjadi produk olahan dari Teaching Factory di SMK PGRI 2 Kudus yaitu Jiva Bestari," katanya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Orasi Ilmiah Hendy Setiono...
Orasi Ilmiah Hendy Setiono di Uniska: Gastrodiplomasi Jadi Strategi Kenalkan Kuliner Nusantara
Indonesia-Prancis Tingkatkan...
Indonesia-Prancis Tingkatkan Kompetensi Pengajar Vokasi Kuliner
Wakil Rektor Universitas...
Wakil Rektor Universitas Trisakti Resmikan Usakti Foodhall, Tempat Baru Menikmati Kuliner dan Kopi
4 Prospek Kerja Menarik...
4 Prospek Kerja Menarik Jurusan Kuliah Tata Boga, Tertarik Masuk?
Hadirkan KSP Moeldoko,...
Hadirkan KSP Moeldoko, UPNVJ Gelar Kuliah Umum Komitmen Menuju Indonesia Emas 2045
10 Sekolah Jurusan Tata...
10 Sekolah Jurusan Tata Boga Favorit, Karier Jadi Chef Terbuka Lebar
5 Sekolah Masak Terbaik...
5 Sekolah Masak Terbaik di Dunia, Nomor 3 Chef Renata Salah Satu Alumninya
Miris, Rata-rata Lulusan...
Miris, Rata-rata Lulusan SDN di Cipanas Hanya 20 Persen yang Lanjut ke Jenjang SMP
Moeldoko Terima Gelar...
Moeldoko Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari Unnes
Rekomendasi
10 Dirresnarkoba Dimutasi...
10 Dirresnarkoba Dimutasi Kapolri Maret 2025, Berikut Ini Nama-namanya
Melihat Peran Mantan...
Melihat Peran Mantan Laskar Pangeran Diponegoro Dalam Penyebaran Islam di Malang Raya
Netanyahu Ungkap Militer...
Netanyahu Ungkap Militer Israel akan Bangun Koridor Morag di Gaza
Barcelona vs Real Madrid...
Barcelona vs Real Madrid di Final Copa del Rey, El Clasico Jilid 2 Musim Ini
4 Jenderal Resmi Jadi...
4 Jenderal Resmi Jadi Kapolda dan Ikut dalam Acara Kenaikan Pangkat Polri Sebelum Lebaran
Jatimulya Diterjang...
Jatimulya Diterjang Banjir Satu Meter, Banyak Pengendara Motor yang Mogok
Berita Terkini
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan...
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan dari Ketentuan SPMB 2025
15 jam yang lalu
SPMB 2025 Dibuka Mei,...
SPMB 2025 Dibuka Mei, Ini Jadwal Resmi Pengganti PPDB dari Kemendikdasmen
16 jam yang lalu
Biaya Kuliah Kedokteran...
Biaya Kuliah Kedokteran di 5 PTN Pulau Sumatera Jalur Mandiri 2025: Unand, Unsri, USK, USU, dan Unri
19 jam yang lalu
Profil Pendidikan Ray...
Profil Pendidikan Ray Sahetapy, Aktor Legendaris Indonesia
22 jam yang lalu
FKH Unair Masuk 100...
FKH Unair Masuk 100 Besar Dunia di QS WUR 2025: Satu-Satunya di Indonesia!
1 hari yang lalu
7 Perguruan Tinggi di...
7 Perguruan Tinggi di Indonesia yang Punya Hutan Kampus, Luasnya Berhektare-hektare
1 hari yang lalu
Infografis
Juara! Spanyol Cetak...
Juara! Spanyol Cetak 2 Rekor di Euro 2024: 4 Gelar dan 7 Kemenangan
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved