BPK Penabur Jakarta Siapkan Platform Digital hingga Eco School
Minggu, 21 Agustus 2022 - 01:16 WIB
loading...
Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur Jakarta menyiapkan platform digital maupun eco school menyambut tahun pelajaran 2023-2024 sekaligus dalam rangka penerimaan siswa baru. Foto/MPI/Yohannes Tobing
A
A
A
JAKARTA - Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur Jakarta menyiapkan platform digital maupun eco school menyambut tahun pelajaran 2023-2024 sekaligus dalam rangka penerimaan siswa baru . Ketua BPK Penabur Jakarta Antono Yuwono menuturkan pihaknya sedang mengembangkan platform digital dalam proses pembelajaran agar dapat menunjang kebutuhan materi peserta didik.
“Beberapa konsep baru yang sedang kita kembangkan yang pertama platform digital di mana semua pembelajaran bisa diakses dari jarak jauh,” kata Antono, Sabtu (20/8/2022).
Adapun dalam mengusung konsep eco school ini, peserta didik nantinya tidak hanya belajar di ruangan kelas, tapi di tempat terbuka agar dapat lebih mudah menyerap pelajaran. “Punya banyak kegiatan outdoor itu penting karena para peserta didik bisa berdiskusi di luar ruangan kelas. Kalau lihat kelas bawaannya males, capek, bosan tapi kalau anak-anaknya sebagian belajar di luar dengan pohon besar, lain efeknya,” tuturnya.
Baca juga: Kenalkan Entrepreneurship sejak Dini, Siswa Penabur Dapat Ilmu Langsung dari Pebisnis Profesional
Antono menambahkan, pendidikan terhadap anak saat ini tidak hanya hard skill atau nilai akademis tapi soft skill seperti leadership, komunikasi, dan kemampuan kolaborasi. “Soft skill tentunya suatu hal yang penting dan semua harus didasari sebuah iman kepada Tuhan yang menjadi dasar bagi seorang anak untuk tidak melenceng jalannya saat bekerja,” katanya.
“Beberapa konsep baru yang sedang kita kembangkan yang pertama platform digital di mana semua pembelajaran bisa diakses dari jarak jauh,” kata Antono, Sabtu (20/8/2022).
Adapun dalam mengusung konsep eco school ini, peserta didik nantinya tidak hanya belajar di ruangan kelas, tapi di tempat terbuka agar dapat lebih mudah menyerap pelajaran. “Punya banyak kegiatan outdoor itu penting karena para peserta didik bisa berdiskusi di luar ruangan kelas. Kalau lihat kelas bawaannya males, capek, bosan tapi kalau anak-anaknya sebagian belajar di luar dengan pohon besar, lain efeknya,” tuturnya.
Baca juga: Kenalkan Entrepreneurship sejak Dini, Siswa Penabur Dapat Ilmu Langsung dari Pebisnis Profesional
Antono menambahkan, pendidikan terhadap anak saat ini tidak hanya hard skill atau nilai akademis tapi soft skill seperti leadership, komunikasi, dan kemampuan kolaborasi. “Soft skill tentunya suatu hal yang penting dan semua harus didasari sebuah iman kepada Tuhan yang menjadi dasar bagi seorang anak untuk tidak melenceng jalannya saat bekerja,” katanya.
Lihat Juga :