17.500 Lebih Pendaftar Berebut 8.000 Kursi Mahasiswa UMM
Selasa, 23 Agustus 2022 - 11:16 WIB
loading...
A
A
A
Selain karena tren, Nurudin mengatakan bahwa puluhan Center of Excellence (CoE) yang dimiliki UMM juga menarik perhatian. Apalagi dengan program-program yang menggaet Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) sebagai tutor. Pun dengan kemungkinan peluang pekerjaan yang bisa didapat, bahkan sebelum lulus dari UMM.
CoE juga memberikan kesempatan para mahasiswa untuk mendapatkan ilmu yang tidak diperoleh di bangku perkuliahan. Salah satunya melalui magang yang nantinya bisa mengganti sitem kredit semester (SKS) mahasiswa hingga 20 SKS. Menariknya, para peserta CoE juga bisa mendapatkan equivalensi skripsi, sehingga mereka bisa lulus dengan karya yang menggantikan skripsi.
“Terobosan menarik ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi para calon mahasiswa. Apalagi dengan ribuan kerjasama yang dimiliki UMM, baik di level nasional dan internasional. Sehingga para mahasiswa dipastikan bisa lulus tepat waktu dan menjadi pribadi yang mandiri,” tambahnya.
Dalam menyikapi kenaikan ini, Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd. mengatakan bahwa Kampus Putih tentu terus meningkatkan pelayan dan manajemen. Sehingga jumlah mahasiswa yang banyak ini bisa dimaksimalkan. Selain itu, proses transfer ilmu dan skill bisa terlaksana dengan baik. Hal itu sesuai dengan program yang ada di UMM, yakni UMM PASTI. Maksudnya adalah, mahasiswa dipastikan lulus tepat waktu dan pasti bekerja dan mandiri.
“Jika berjalan dengan baik, lulusan-lulusan yang UMM cetak tentu akan mengambil peran strategis dalam mewujudkan Indonesia emas 2045. Maka kuantitas harus diikuti dengan kualitas yang baik pula. Saya yakin UMM memiliki kualitas itu dan mampu mencetak generasi emas masa depan,” tegas Fauzan mengakhiri.
CoE juga memberikan kesempatan para mahasiswa untuk mendapatkan ilmu yang tidak diperoleh di bangku perkuliahan. Salah satunya melalui magang yang nantinya bisa mengganti sitem kredit semester (SKS) mahasiswa hingga 20 SKS. Menariknya, para peserta CoE juga bisa mendapatkan equivalensi skripsi, sehingga mereka bisa lulus dengan karya yang menggantikan skripsi.
“Terobosan menarik ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi para calon mahasiswa. Apalagi dengan ribuan kerjasama yang dimiliki UMM, baik di level nasional dan internasional. Sehingga para mahasiswa dipastikan bisa lulus tepat waktu dan menjadi pribadi yang mandiri,” tambahnya.
Dalam menyikapi kenaikan ini, Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd. mengatakan bahwa Kampus Putih tentu terus meningkatkan pelayan dan manajemen. Sehingga jumlah mahasiswa yang banyak ini bisa dimaksimalkan. Selain itu, proses transfer ilmu dan skill bisa terlaksana dengan baik. Hal itu sesuai dengan program yang ada di UMM, yakni UMM PASTI. Maksudnya adalah, mahasiswa dipastikan lulus tepat waktu dan pasti bekerja dan mandiri.
“Jika berjalan dengan baik, lulusan-lulusan yang UMM cetak tentu akan mengambil peran strategis dalam mewujudkan Indonesia emas 2045. Maka kuantitas harus diikuti dengan kualitas yang baik pula. Saya yakin UMM memiliki kualitas itu dan mampu mencetak generasi emas masa depan,” tegas Fauzan mengakhiri.
(mpw)
Lihat Juga :