Desakan Jalur Mandiri Dihapus, Ini Tanggapan Rektor UNS
Rabu, 31 Agustus 2022 - 08:32 WIB
loading...
Rektor UNS memberi tanggapan mengenai usulan penghapusan jalur mandiri di penerimaan mahasiswa baru. Foto/Dok/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Rektor Universitas Sebelas Maret ( UNS ) Surakarta Prof Jamal Wiwoho memberikan tanggapan mengenai adanya usulan yang meminta penghapusan jalur mandiri pada penerimaan mahasiswa baru.
Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho mengatakan, jalur mandiri sebaiknya dievaluasi secara seksama dan bukan dihapus. Sebab keberadaan jalur mandiri di PTN itupun sudah ditentukan dan diatur oleh peraturan perundang-undangan.
Dia memang mengaku prihatin dengan ditangkapnya Rektor Unila dalam OTT KPK. Akan tetapi, katanya, akibat ulah oknum ini bukan berarti pelaksanaan jalur mandiri di perguruan tinggi negeri buruk semua.
Baca juga: IPPRISIA Gandeng Kemendikbudristek Kembangkan SDM dengan Kurikulum Khas Indonesia
"Artinya faktor-faktor pencegahan dan perbaikan saya rasa tidak masalah kalau diperbaiki sistemnya dalam rangka penyempurnaan," katanya, ketika dihubungi, Selasa malam (31/8/2022).
Prof Jamal yang juga Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) pun menyarankan adanya evaluasi di sistem jalur mandiri. Menurutnya, evaluasi mengenai pengawasan perlu dilakukan. Misalnya saja perketat pengawasan pada unsur kepanitiaaan sehingga prosesnya tidak ada komunikasi langsung.
Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho mengatakan, jalur mandiri sebaiknya dievaluasi secara seksama dan bukan dihapus. Sebab keberadaan jalur mandiri di PTN itupun sudah ditentukan dan diatur oleh peraturan perundang-undangan.
Dia memang mengaku prihatin dengan ditangkapnya Rektor Unila dalam OTT KPK. Akan tetapi, katanya, akibat ulah oknum ini bukan berarti pelaksanaan jalur mandiri di perguruan tinggi negeri buruk semua.
Baca juga: IPPRISIA Gandeng Kemendikbudristek Kembangkan SDM dengan Kurikulum Khas Indonesia
"Artinya faktor-faktor pencegahan dan perbaikan saya rasa tidak masalah kalau diperbaiki sistemnya dalam rangka penyempurnaan," katanya, ketika dihubungi, Selasa malam (31/8/2022).
Prof Jamal yang juga Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) pun menyarankan adanya evaluasi di sistem jalur mandiri. Menurutnya, evaluasi mengenai pengawasan perlu dilakukan. Misalnya saja perketat pengawasan pada unsur kepanitiaaan sehingga prosesnya tidak ada komunikasi langsung.
Lihat Juga :