Ciptakan Obat Pencernaan Herbal, Mahasiswa FIK UI Runner Up Ajang NUS FoodTech Challenge 2022
Minggu, 04 September 2022 - 08:21 WIB
loading...
Mahasiswa FIK UI Feyza Hilyata berhasil meraih Juara 2 Kompetisi NUS FoodTech Challenge 2022 di Singapura. Foto/Dok/Humas UI
A
A
A
JAKARTA - Mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia ( FIK UI ) Feyza Hilyata berhasil meraih Juara 2 Kompetisi NUS FoodTech Challenge 2022 di Singapura.
Keberhasilan Fezya, yang tergabung dalam Tim Boocaw! berkat BuchaBons yang merupakan permen jelly stick sehat, mengandung Kombucha, buah kersen, dan tanaman herbal .
Baca juga: 10 Universitas di Indonesia yang Masuk 2.000 Besar Kampus Terbaik Dunia Versi Webometrics 2022
BuchaBons merupakan pilihan sehat produk pencernaan. Inovasi produk tersebut diajukan pada kategori Nestle mengenai permasalahan kesehatan di Asia.
NUS FoodTech Challenge 2022 merupakan kompetisi yang diadakan oleh Departemen Food Science National University Singapore yang bekerja sama dengan International Flavours & Fragrance (IFF), Nestle, dan Perkin Elmer.
Dalam kompetisi ini, terdapat dua track kompetisi, yakni lokal dan internasional. Track internasional mempertandingkan inovasi dari mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di dunia. Sedangkan, track lokal khususnya untuk mahasiswa dari perguruan tinggi di Singapura.
Baca juga: Kisah Muhammad Ilyas, Siswa MAN IC Serpong Peraih UTBK 2022 dengan Nilai Sempurna
Keberhasilan Fezya, yang tergabung dalam Tim Boocaw! berkat BuchaBons yang merupakan permen jelly stick sehat, mengandung Kombucha, buah kersen, dan tanaman herbal .
Baca juga: 10 Universitas di Indonesia yang Masuk 2.000 Besar Kampus Terbaik Dunia Versi Webometrics 2022
BuchaBons merupakan pilihan sehat produk pencernaan. Inovasi produk tersebut diajukan pada kategori Nestle mengenai permasalahan kesehatan di Asia.
NUS FoodTech Challenge 2022 merupakan kompetisi yang diadakan oleh Departemen Food Science National University Singapore yang bekerja sama dengan International Flavours & Fragrance (IFF), Nestle, dan Perkin Elmer.
Dalam kompetisi ini, terdapat dua track kompetisi, yakni lokal dan internasional. Track internasional mempertandingkan inovasi dari mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di dunia. Sedangkan, track lokal khususnya untuk mahasiswa dari perguruan tinggi di Singapura.
Baca juga: Kisah Muhammad Ilyas, Siswa MAN IC Serpong Peraih UTBK 2022 dengan Nilai Sempurna
Lihat Juga :