Mendikbudristek Tegaskan Keluarga Tak Mampu Punya Akses Pendidikan Setara ke PTN
Rabu, 07 September 2022 - 17:57 WIB
loading...
A
A
A
"Seleksi masuk PTN tidak boleh diskriminatif dari keluarga tidak mampu secara ekonomi untuk menaruh anaknya di bimbel. Kita terapkan tes skolastik yang mengukur potensi kognitif, kemampuan bernalar, problem solving, dan literasi mengerti logika, dan bahasa Inggris, serta penalaran matematika. Jadi bukan hafalan," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, dalam program Merdeka Belajar pada Rabu, 7 September 2022, Kemendikbudristek telah meluncurkan Merdeka Belajar episode ke-22: Transformasi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri.
Kebijakan tersebut diluncurkan untuk menyelaraskan capaian pembelajaran di pendidikan dasar dan menengah dengan skema seleksi masuk PTN, mendorong proses pembelajaran di jenjang pendidikan dasar dan menengah yang lebih holistik.
Selain itu juga menghargai capaian pembelajaran peserta didik secara menyeluruh, menjaring calon mahasiswa berdasarkan potensi keberhasilan studi lanjut peserta didik, dan memberikan kesempatan yang inklusif, di mana calon mahasiswa bebas memilih program studi sesuai minat dan bakatnya.
Sebagaimana diketahui, dalam program Merdeka Belajar pada Rabu, 7 September 2022, Kemendikbudristek telah meluncurkan Merdeka Belajar episode ke-22: Transformasi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri.
Kebijakan tersebut diluncurkan untuk menyelaraskan capaian pembelajaran di pendidikan dasar dan menengah dengan skema seleksi masuk PTN, mendorong proses pembelajaran di jenjang pendidikan dasar dan menengah yang lebih holistik.
Selain itu juga menghargai capaian pembelajaran peserta didik secara menyeluruh, menjaring calon mahasiswa berdasarkan potensi keberhasilan studi lanjut peserta didik, dan memberikan kesempatan yang inklusif, di mana calon mahasiswa bebas memilih program studi sesuai minat dan bakatnya.
(nnz)
Lihat Juga :