Pertama Setelah Pandemi, Pameran Dosen FSRD IKJ Kembali Digelar Luring
Sabtu, 10 September 2022 - 13:08 WIB
loading...
Pameran Dosen FSRD IKJ 2022 bertajuk 1 x 1 Limited, Limitless digelar pada 10-30 September di TIM. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Kesenian Jakarta (FSRD IKJ) kembali menggelar Pameran Dosen FSRD IKJ. Pameran ini menjadi ajang pembuktian bahwa para dosen tidak hanya bisa mengajar namun juga mampu membuat karya seni terbaik kepada mahasiswa dan masyarakat.
Rektor IKJ Indah Tjahjawulan menjelaskan, pameran ini setiap tahun diadakan namun ketika pandemi Covid-19 terjadi maka pameran pun dihelat secara daring. Kini, pameran kembali digelar luring sehingga karya seni rupa para dosen bisa dilihat oleh mahasiswa dan masyarakat luas.
Baca juga: Seleksi Masuk PTN Diubah, Rektor Unair Kritisi Penghapusan Tes Mata Pelajaran
Pameran Dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Kesenian Jakarta digelar pada 10-30 September di Galeri S. Sudjojono, Gedung Panjang, Taman Ismail Marzuki, DKI Jakarta. Terdapat 43 pengajar yang memamerkan karyanya di ajang tahunan ini.
Rektor menyampaikan, tujuan dari pameran ini adalah sebagai bentuk pembuktian terhadap publik akan proses kerja seni rupa yang dijalankan. Publik akan tahu dosen bisa terus berproses kerja seni di tengah kerja rutinnya dalam mendidik mahasiswa.
Rektor IKJ Indah Tjahjawulan menjelaskan, pameran ini setiap tahun diadakan namun ketika pandemi Covid-19 terjadi maka pameran pun dihelat secara daring. Kini, pameran kembali digelar luring sehingga karya seni rupa para dosen bisa dilihat oleh mahasiswa dan masyarakat luas.
Baca juga: Seleksi Masuk PTN Diubah, Rektor Unair Kritisi Penghapusan Tes Mata Pelajaran
Pameran Dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Kesenian Jakarta digelar pada 10-30 September di Galeri S. Sudjojono, Gedung Panjang, Taman Ismail Marzuki, DKI Jakarta. Terdapat 43 pengajar yang memamerkan karyanya di ajang tahunan ini.
Rektor menyampaikan, tujuan dari pameran ini adalah sebagai bentuk pembuktian terhadap publik akan proses kerja seni rupa yang dijalankan. Publik akan tahu dosen bisa terus berproses kerja seni di tengah kerja rutinnya dalam mendidik mahasiswa.
Lihat Juga :