Tak Lagi Jadi Pelaksana Seleksi Masuk PTN, Ini Profil LTMPT
Senin, 12 September 2022 - 10:12 WIB
loading...
A
A
A
Awal mula dimunculkannya LTMPT tidak terlepas dari sejarah penerimaan mahasiswa baru di PTN yang sering berganti. Pada 1976 ada Sekretariat Kerjasama Antar Lima Universitas (SKALU) yang melakukan seleksi calon mahasiswa baru secara bersama-sama.
Kemudian SKALU berubah menjadi Proyek Perintis, Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru), Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN), Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB), dan pada 2008 ada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
Pada 2011 SNMPTN dikembangkan menjadi dua pola yaitu pola penerimaan melalui penelusuran kemampuan dan prestasi akademik yang tetap menggunakan nama SNMPTN sebagai sistem seleksi nasional dan pola seleksi melalui ujian tertulis yaitu Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Pada tahun 2013-2022 terdapat tiga jalur yaitu SNMPTN, SBMPTN dan Mandiri.
Selanjutnya, untuk merespons kebutuhan akan adanya tes yang mampu memprediksi kemampuan calon mahasiswa untuk bisa menyelesaikan belajar di perguruan tinggi dan tes kompetensi calon mahasiswa yang akan melanjutkan di program studi tertentu, maka diperlukan lembaga permanen yang melaksanakan tes terstandar secara nasional dan dapat memfasilitasi pelaksanaan tes secara berkelanjutan.
Pembentukan lembaga tersebut juga perlu dirancang secara seksama yang meliputi analisis situasi secara global maupun nasional, penyusunan road map lembaga sesuai fungsinya dan perundangan yang berlaku, identifikasi sumber daya yang diperlukan, penyusunan instrumen tes yang handal dan siap pakai, hingga kelembagaan yang tepat, kredibel, proporsional, efisien dan efektif. Lembaga inilah yang kemudian dikenal dengan nama LTMPT.
Kemudian SKALU berubah menjadi Proyek Perintis, Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru), Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN), Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB), dan pada 2008 ada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
Pada 2011 SNMPTN dikembangkan menjadi dua pola yaitu pola penerimaan melalui penelusuran kemampuan dan prestasi akademik yang tetap menggunakan nama SNMPTN sebagai sistem seleksi nasional dan pola seleksi melalui ujian tertulis yaitu Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Pada tahun 2013-2022 terdapat tiga jalur yaitu SNMPTN, SBMPTN dan Mandiri.
Selanjutnya, untuk merespons kebutuhan akan adanya tes yang mampu memprediksi kemampuan calon mahasiswa untuk bisa menyelesaikan belajar di perguruan tinggi dan tes kompetensi calon mahasiswa yang akan melanjutkan di program studi tertentu, maka diperlukan lembaga permanen yang melaksanakan tes terstandar secara nasional dan dapat memfasilitasi pelaksanaan tes secara berkelanjutan.
Pembentukan lembaga tersebut juga perlu dirancang secara seksama yang meliputi analisis situasi secara global maupun nasional, penyusunan road map lembaga sesuai fungsinya dan perundangan yang berlaku, identifikasi sumber daya yang diperlukan, penyusunan instrumen tes yang handal dan siap pakai, hingga kelembagaan yang tepat, kredibel, proporsional, efisien dan efektif. Lembaga inilah yang kemudian dikenal dengan nama LTMPT.
Lihat Juga :