Mengenal Salimah, Peraih Beasiswa Hafiz Al-Qur'an UII untuk Kuliah Kedokteran
Jum'at, 23 September 2022 - 22:13 WIB
loading...
Salimah Syahidah, mahasiswa baru FK UII penerima beasiswa Hafiz Al-Qur’an di UII. Foto/Tangkap layar laman UII.
A
A
A
JAKARTA - Salimah Syahidah, seorang penghafal Al-Qur'an dari provinsi Banten menjadi penerima beasiswa Hafiz Al-Qur’an di Universitas Islam Indonesia (UII). Salimah pun berkesempatan menempuh kuliah di Fakultas Kedokteran UII secara gratis.
Setiap tahunnya, UII memang membuka program beasiswa tersebut dan Salimah sebagai seorang penghafal Al-Qur'an 30 juz itu adalah salah satu penerimanya. FK UII memberikan mahasiswanya fasilitas yang lengkap dan juga telah terakreditasi A.
Baca juga: 3 Sekolah Kedinasan di Bogor, Nomor 1 Paling Diminati Puluhan Ribu Calon Mahasiswa
Dikisahkan Salimah, ia meyakini janji Allah yang akan memuliakan penghafal Al-Qur’an. Tidak hanya di akhirat namun juga di dunia. Ia mengakui bahwa keberhasilannya tersebut tidak lepas dari peran orang tuanya yang sudah menanamkan rasa cinta Al-Qur’an sejak dini.
Sedari kecil Salimah sudah dibiasakan untuk mendengarkan dan membaca Al-Qur’an. Kebiasaan itulah yang membuatnya ingin menjadi seorang hafizah sejak kecil. “Pertama kali menghafal saat sekolah menengah pertama,” tutur Salimah, dikutip dari laman UII , Jumat (23/9/2022).
Selepas dari lulus sekolah menengah pertama tersebut, Salimah berhasil mengantongi hafalan sebanyak 18 juz. Melalui proses yang tidak mudah di antara kesibukan akademik, Salimah terus menambah hafalan setiap hari.
Setiap tahunnya, UII memang membuka program beasiswa tersebut dan Salimah sebagai seorang penghafal Al-Qur'an 30 juz itu adalah salah satu penerimanya. FK UII memberikan mahasiswanya fasilitas yang lengkap dan juga telah terakreditasi A.
Baca juga: 3 Sekolah Kedinasan di Bogor, Nomor 1 Paling Diminati Puluhan Ribu Calon Mahasiswa
Dikisahkan Salimah, ia meyakini janji Allah yang akan memuliakan penghafal Al-Qur’an. Tidak hanya di akhirat namun juga di dunia. Ia mengakui bahwa keberhasilannya tersebut tidak lepas dari peran orang tuanya yang sudah menanamkan rasa cinta Al-Qur’an sejak dini.
Sedari kecil Salimah sudah dibiasakan untuk mendengarkan dan membaca Al-Qur’an. Kebiasaan itulah yang membuatnya ingin menjadi seorang hafizah sejak kecil. “Pertama kali menghafal saat sekolah menengah pertama,” tutur Salimah, dikutip dari laman UII , Jumat (23/9/2022).
Selepas dari lulus sekolah menengah pertama tersebut, Salimah berhasil mengantongi hafalan sebanyak 18 juz. Melalui proses yang tidak mudah di antara kesibukan akademik, Salimah terus menambah hafalan setiap hari.
Lihat Juga :