Sejarah UI, Universitas Tertua di Indonesia Jadi Cikal Bakal Lahirnya Kampus Bergengsi Lainnya

Minggu, 25 September 2022 - 19:08 WIB
loading...
Sejarah UI, Universitas...
Universitas Indonesia (UI). Foto/Dok/Humas UI
A A A
JAKARTA - Universitas Indonesia (UI), selain menjadi langganan kampus dengan ranking terbaik di Indonesia, UI juga merupakan universitas tertua di Tanah Air. UI didirikan oleh Belanda, jauh sebelum Indonesia merdeka.

Pada tahun 1849, Universitas Indonesia merupakan sekolah tinggi ilmu kesehatan yang dibangun oleh Pemerintah Kolonial Belanda dengan nama Dokter Djawa School di Batavia.

Baca juga: 30 Universitas Terbaik di Jakarta Versi UniRank 2022, Ini Daftarnya

Kemudian pada tahun 1894 berubah nama menjadi STOVIA yang merupakan singkatan dari School Tot Opleiding Van Indische Artsen (school of medicine for indegenous doctors).

Sayangnya, pada 1927 setelah 75 tahun, STOVIA yang menjadi tempat pendidikan terbaik untuk para calon dokter, terpaksa harus ditutup.

Namun, pada 1920 telah berdiri beberapa sekolah tinggi seperti sekolah tinggi ilmu teknik di Bandung dengan nama Technische Hoogeschool te Bandoeng (cikal bakal Institut Teknik Bandung).

Baca juga: 100 Universitas Terbaik di Indonesia Versi UniRank 2022, Hampir 50 Persen Kampus Top dari Swasta

Pada 1924 berdiri sekolah tinggi ilmu hukum di Batavia dengan nama Recht Hoogeschool (cikal bakal fakultas hukum).

Pada 1940 berdiri sekolah tinggi ilmu sastra dan kemanusiaan di batavia dengan nama Faculteit Der Retteren er Wijsbegeerte (cikal bakal fakultas sastra dan kemanusiaan).

Setahun kemudian, pada 1941 berdiri sekolah tinggi ilmu pertanian di bogor dengan nama Faculteit Van Landbouwweteschap (cikal bakal institut pertanian Bogor).

Pada 1946, lima sekolah tinggi tersebut dijadikan satu dengan nama nood universitiet (universitas darurat). Kemudian setahun setelahnya pada 1947, berganti nama menjadi Universitiet Van Indonesie yang berpusat di Jakarta.

Pada 1950, Universitiet Van Indonesie berubah nama lagi menjadi "Universiteit Indonesia" dengan fakultas hukum, kedokteran, filsafat dan sastra berada di Jakarta, fakultas teknik berada di Bandung, fakultas pertanian berada di Bogor, fakultas kedokteran gigi berada di Surabaya, juga fakultas ekonomi yang berada di Makassar.

Kemudian pada perkembangannya, kisaran tahun 1954-1963, fakultas-fakultas yang berada di luar jawa menjadi Universitas terpisah. Yaitu Institut Teknik Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Airlangga dan Universitas Hasanuddin.

Selanjutnya, fakultas-fakultas di Universitas Indonesia pun mulai berkembang luas menjadi fakultas Psikologi, fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Komputer, dan fakultas keperawatan dengan 3 lokasi kampus, yaitu di Salemba, Pengangsaan Timur, dan Rawamangun.

Pada 1987, Kampus Universitas Indonesia dibangun di Depok dengan luas tanah 320 hektare. Sehingga, beberapa fakultas yang terletak di Rawamangun dipindahkan ke Depok. Sedangkan kampus di Salemba masih di gunakan untuk fakultas kedokteran, fakultas kedokteran gigi dan program pascasarjana.

Saat ini, Universitas Indonesia sudah berkembang menjadi 14 Fakultas. 14 Fakultas tersebut antara lain Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, Fakultas Ilmu Keperawatan, Fakulta Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Lainnya, Fakultas Teknik, Fakultas Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Administrasi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, dan Fakultas Ilmu Komputer.

MG/ Winanda Billasya
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Daftar 34 PTS yang Masuk...
Daftar 34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026, Ada Kampusmu?
Unair Jadi Kampus Terbaik...
Unair Jadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi THE Sustainability Impact Ratings 2026
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Rekomendasi
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Jejak Diplomasi Nabi...
Jejak Diplomasi Nabi Muhammad SAW dalam Peperangan Islam, dari Perjanjian Hudaibiyah hingga Fathu Makkah
Berita Terkini
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Hasil Seleksi OSN-K...
Hasil Seleksi OSN-K SD dan SMP 2026 Diumumkan, Ini Link Resmi Pengumuman
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved