Kemenag Buka Seleksi Penelitian Terbaik PTKI, Total Hadiah Rp300 Juta
Rabu, 19 Oktober 2022 - 20:30 WIB
loading...
Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Prof. Muhammad Ali Ramdhani. Foto/Dok/Humas Pendis
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) membuka seleksi penelitian terbaik Perguruan Tinggi Keagamaan Islam ( PTKI ), baik negeri maupun swasta.
Penelitian terbaik ini bisa berupa riset yang dibiayai dari BOPTN Penelitian dan/atau PNBP pada PTKIN yang BLU, serta penelitian penyelesaian studi, yakni skripsi, tesis, dan disertasi di PTKI.
Baca juga: Wamenag Nilai Pendidikan Madrasah Mampu Antarkan Peradaban Dunia Semakin Dinamis
Seleksi penelitian terbaik ini menjadi bagian dari The 2nd Biannual Conference on Research Result Tahun 2022 (BCRR 2) yang puncaknya akan diselenggarakan di IAIN Sultan Amai Gorontalo, 25-27 November 2022.
“Sudah disiapkan hadiah dengan total mencapai Rp300 juta,” terang Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Muhammadi Ali Ramdhani, di Jakarta, Rabu (19/10/2022).
Kang Dhani, panggilan akrabnya, menyatakan bahwa BCRR merupakan salah satu cara Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melakukan akuntabilitas akademik dan publik atas temuan-temuan dan kontribusi riset di lingkungan PTKI kepada masyarakat luas.
Penelitian terbaik ini bisa berupa riset yang dibiayai dari BOPTN Penelitian dan/atau PNBP pada PTKIN yang BLU, serta penelitian penyelesaian studi, yakni skripsi, tesis, dan disertasi di PTKI.
Baca juga: Wamenag Nilai Pendidikan Madrasah Mampu Antarkan Peradaban Dunia Semakin Dinamis
Seleksi penelitian terbaik ini menjadi bagian dari The 2nd Biannual Conference on Research Result Tahun 2022 (BCRR 2) yang puncaknya akan diselenggarakan di IAIN Sultan Amai Gorontalo, 25-27 November 2022.
“Sudah disiapkan hadiah dengan total mencapai Rp300 juta,” terang Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Muhammadi Ali Ramdhani, di Jakarta, Rabu (19/10/2022).
Kang Dhani, panggilan akrabnya, menyatakan bahwa BCRR merupakan salah satu cara Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melakukan akuntabilitas akademik dan publik atas temuan-temuan dan kontribusi riset di lingkungan PTKI kepada masyarakat luas.
Lihat Juga :