Kemenag Buka Seleksi Penelitian Terbaik PTKI, Total Hadiah Rp300 Juta
Rabu, 19 Oktober 2022 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Wamenag: Pendidikan Berkualitas Kunci Utama untuk Generasi Emas 2045
“Dunia akademisi perguruan tinggi harus mampu mempertanggungjawabkan temuan dan kontribusinya kepada masyarakat, baik yang didasarkan atas anggaran negara yang diterimanya maupun penyelesaian studi yang telah dilakukannya. Untuk itu, semua PTKIN dan Kopertais diminta untuk ikut serta dalam event BCRR yang sangat penting dan strategis ini,” ungkap guru besar UIN Sunan Gunung Djati, Bandung.
Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Zulkarnain Suleman, mengaku bangga dipercaya sebagai tuan rumah BCRR. IAIN Gorontalo siap melakukan upaya terbaik untuk menyukseskan even dua tahunan ini.
"Sebuah kehormatan bagi kami, IAIN Gorontalo, dipercaya sebagai tuan rumah. Saat ini kesiapan acara sudah mencapai 90 persen, IAIN Gorontalo terus berbenah demi kesuksesan acara ini," ujar sang Rektor.
Plt. Direktur Diktis, Syafi’i, menyatakan bahwa event BCRR ini akan mengkompetisikan seluruh penelitian terbaik yang berasal dari PTKI. Semua PTKIN dan Kopertais yang membawahi PTKIS diberi kesempatan untuk menyampaikan penelitian terbaiknya, baik berbentuk riset yang dibiayai dari BOPTN Penelitian atau PNBP bagi PTKIN yang BLU, maupun riset penyelesaian studi berupa skripsi, tesis, dan disertasi.
"Riset adalah substansi dari perguruan tinggi keagamaan Islam. Melalui riset, produktivitas perguruan tinggi akan teruji, dan melalui riset pula seorang akademisi akan menunjukkan kapabilitas terbaiknya. Dan bagi PTKI, produktivitas riset ini sangat tinggi," ujar Syafi’i yang juga menjabat sebagai Kapusdiklat Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama.
“Dunia akademisi perguruan tinggi harus mampu mempertanggungjawabkan temuan dan kontribusinya kepada masyarakat, baik yang didasarkan atas anggaran negara yang diterimanya maupun penyelesaian studi yang telah dilakukannya. Untuk itu, semua PTKIN dan Kopertais diminta untuk ikut serta dalam event BCRR yang sangat penting dan strategis ini,” ungkap guru besar UIN Sunan Gunung Djati, Bandung.
Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Zulkarnain Suleman, mengaku bangga dipercaya sebagai tuan rumah BCRR. IAIN Gorontalo siap melakukan upaya terbaik untuk menyukseskan even dua tahunan ini.
"Sebuah kehormatan bagi kami, IAIN Gorontalo, dipercaya sebagai tuan rumah. Saat ini kesiapan acara sudah mencapai 90 persen, IAIN Gorontalo terus berbenah demi kesuksesan acara ini," ujar sang Rektor.
Plt. Direktur Diktis, Syafi’i, menyatakan bahwa event BCRR ini akan mengkompetisikan seluruh penelitian terbaik yang berasal dari PTKI. Semua PTKIN dan Kopertais yang membawahi PTKIS diberi kesempatan untuk menyampaikan penelitian terbaiknya, baik berbentuk riset yang dibiayai dari BOPTN Penelitian atau PNBP bagi PTKIN yang BLU, maupun riset penyelesaian studi berupa skripsi, tesis, dan disertasi.
"Riset adalah substansi dari perguruan tinggi keagamaan Islam. Melalui riset, produktivitas perguruan tinggi akan teruji, dan melalui riset pula seorang akademisi akan menunjukkan kapabilitas terbaiknya. Dan bagi PTKI, produktivitas riset ini sangat tinggi," ujar Syafi’i yang juga menjabat sebagai Kapusdiklat Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama.
Lihat Juga :