Mahasiswi UB Jadi Satu-satunya Driver Wanita di Shell Eco Marathon
Sabtu, 22 Oktober 2022 - 10:22 WIB
loading...
A
A
A
Natalie menceritakan, karena kurang familiar dengan dunia balap dan otomotif, dia perlu banyak belajar tentang tentang racing line dan strategi mengemudi.
Baca juga: UGM dan Korea Selatan akan Perluas Kerja Sama Bidang Pendidikan
“Selain itu dari segi bentuk kendaraan prototipe yang bentuknya sangat sederhana jadi ruang driver pun juga sangat sederhana, dari driver akhirnya perlu beradaptasi dengan baik walaupun sempit dan panas apalagi di sirkuit kan juga panas,” ungkapnya.
Natalie bahkan mengaku pernah terbalik 180 derajat pada saat latihan. “Waktu latihan nabrak trotoar dan pembatas jalan itu sudah biasa, bahkan karena kendaraan saya lumayan cepat, ketika ada tikungan tajam, saya pernah terbalik manuver 180⁰. Jadi dari driver tidak hanya pintar mengemudi, tapi juga perlu modal berani,” pungkasnya.
Baca juga: UGM dan Korea Selatan akan Perluas Kerja Sama Bidang Pendidikan
“Selain itu dari segi bentuk kendaraan prototipe yang bentuknya sangat sederhana jadi ruang driver pun juga sangat sederhana, dari driver akhirnya perlu beradaptasi dengan baik walaupun sempit dan panas apalagi di sirkuit kan juga panas,” ungkapnya.
Natalie bahkan mengaku pernah terbalik 180 derajat pada saat latihan. “Waktu latihan nabrak trotoar dan pembatas jalan itu sudah biasa, bahkan karena kendaraan saya lumayan cepat, ketika ada tikungan tajam, saya pernah terbalik manuver 180⁰. Jadi dari driver tidak hanya pintar mengemudi, tapi juga perlu modal berani,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :