Gelar Media Literasi di 3 Kampus, Jadi Rangkaian Menuju HUT MNC Media

Selasa, 01 November 2022 - 15:36 WIB
loading...
Gelar Media Literasi di 3 Kampus, Jadi Rangkaian Menuju HUT MNC Media
Rangkaian menuju HUT MNC Media, tiga universitas akan menjadi lokasi kegiatan Media Literasi MNC Media. Foto/MPI/Novie Fauziah.
A A A
JAKARTA - Setelah terkendala pandemi Covid-19, MNC Media kembali menggelar kegiatan Media Literasi di 3 Universitas yaitu MNC University , Universitas Esa Unggul, dan Universitas Mercu Buana. Media Literasi ini digelar dalam rangkaian ulang tahun MNC Media (RCTI, MNCTV & GTV).

"Kegiatan Media Literasi ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan HUT MNC Media (RCTI, MNCTV, GTV) yang kebetulan ulang tahunnya berdekatan, dan juga menjadi salah satu bentuk kegiatan sosial MNC Media," ujar Corporate Secretary MNC Media, Tony Andrianto dalam keterangan resminya, Selasa (1/11/2022).

Baca juga: Buat Lengan Prostesis, Mahasiswa ITB Ikut Kompetisi Inovasi Dunia di Swiss

Media Literasi yang dilaksanakan di tiga titik ini bertujuan untuk memperingati HUT MNC Media sekaligus sebagai bentuk tanggung jawab sosial MNC Media dalam masyarakat.

Ia melanjutkan, melalui Media Literasi ini, MNC Media ingin berperan aktif dalam memberikan ilmu kepada para mahasiswa seputar sosial media, content creator & hoaks yang saat ini sedang populer.

"Dengan kegiatan Media Literasi yang dilakukan di beberapa universitas, diharapkan para mahasiswa tidak saja mendapat ilmu dari para dosen atau buku-buku, tapi juga langsung dari para profesional di bidangnya," terangnya.

Baca juga: Anak Petani Ini Raih Juara 1 Pilmapres 2022, Pernah Jadi Marbot Masjid hingga Lulus

Sementara itu, Dekan Fakultas Komunikasi Digital dan Fakultas Hotel & Pariwisata Anggota Sekolah Sistem Informatika, Universitas Bina Nusantara (BINUS), Dr. Yanti Tjong menambahkan, saat ini banyak bermunculan konten kreator dari berbagai kalangan, termasuk para mahasiswa dan mahasiswi. Fenomena ini menjadi hal yang bukan lagi baru, namun terus saja berkembang.

Ia menyebut, menjadi konten kreator membutuhkan kreativitas. Maka dari itu tidak mudah untuk menjadi konten kreator yang bisa memenuhi ekspektasi pasar. terutama para stakeholder yang mungkin mereka mempunyai tujuan tertentu untuk bisa dibuatkan konten kreatornya.

"Ini merupakan suatu hal yang positif, karena kita boleh dibilang masa transisi dari era distrupsi. Di mana banyak menciptakan profesi baru," pungkasnya.
(nnz)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2138 seconds (10.55#12.26)