TGB Fasih Isi Seminar dalam Bahasa Arab, Mahasiswa UIN Jakarta Sampai Bingung Terjemahkan
Selasa, 22 November 2022 - 17:53 WIB
loading...
Ketua OIAA Indonesia TGB HM Zainul Majdi menjadi pembicara Seminar Nasional dan Opening Hamasah 2022 Fakultas Dirasat Islamiyah UIN Jakarta bersama KH Habiburrahman El Shirazy, Selasa (22/11). Foto/MPI/Hambali
A
A
A
JAKARTA - Ratusan mahasiswa hadir menjadi peserta dalam seminar yang digelar Fakultas Dirasat Islamiyah UIN Jakarta, Selasa (22/11/22). Tuan Guru Bajang ( TGB ) Muhammad Zainul Majdi turut hadir dan diundang menjadi salah satu pembicara seminar bertema "Peran Bahasa Arab dalam Rekognisi Budaya Antar Negara".
Dalam kesempatan itu, TGB memaparkan keutamaan Bahasa Arab dengan penyampaian menggunakan Bahasa Arab. Doktor lulusan Kairo, Mesir, itu secara fasih berbahasa Arab dengan menyebut keistimewaan Bahasa Arab hingga ditakdirkan menjadi bahasa Al-Quran dan Hadits.
Baca juga: TGB Zainul Majdi: Tradisi Berbahasa Arab Harus Dimulai dari Anak Muda
Namun tak semua peserta mahasiswa memahami secara utuh apa yang disampaikan TGB menggunakan Bahasa Arab. Beberapa di antaranya mengaku kesulitan menerjemahkan, apalagi mereka masih tergolong mahasiswa tingkat dasar.
"Saya juga belum semuanya paham tadi yang dijelasin, sebagian ada yang belum ngerti karena beliau terlalu fasih, cepat juga, kita ketinggalan buat terjemahinnya," ungkap Muhamad Nur, mahasiswa tingkat dasar Fakultas Dirasat Islamiyah.
Begitu pun dengan rekan seangkatannya yang lain, di antara mereka hanya memahami poin-poin utama yang disampaikan. Misalnya tentang jaminan bahasa Al-Quran yang terpelihara hingga akhir zaman, keutamaan memelajari bahasa Arab, hingga persaingan menjadi bahasa dunia yang saat ini didominasi Bahasa Inggris.
Baca juga: TGB kepada Mahasiswa UIN Jakarta: Tak Ada Alasan Sulit Belajar Bahasa Arab
Dalam kesempatan itu, TGB memaparkan keutamaan Bahasa Arab dengan penyampaian menggunakan Bahasa Arab. Doktor lulusan Kairo, Mesir, itu secara fasih berbahasa Arab dengan menyebut keistimewaan Bahasa Arab hingga ditakdirkan menjadi bahasa Al-Quran dan Hadits.
Baca juga: TGB Zainul Majdi: Tradisi Berbahasa Arab Harus Dimulai dari Anak Muda
Namun tak semua peserta mahasiswa memahami secara utuh apa yang disampaikan TGB menggunakan Bahasa Arab. Beberapa di antaranya mengaku kesulitan menerjemahkan, apalagi mereka masih tergolong mahasiswa tingkat dasar.
"Saya juga belum semuanya paham tadi yang dijelasin, sebagian ada yang belum ngerti karena beliau terlalu fasih, cepat juga, kita ketinggalan buat terjemahinnya," ungkap Muhamad Nur, mahasiswa tingkat dasar Fakultas Dirasat Islamiyah.
Begitu pun dengan rekan seangkatannya yang lain, di antara mereka hanya memahami poin-poin utama yang disampaikan. Misalnya tentang jaminan bahasa Al-Quran yang terpelihara hingga akhir zaman, keutamaan memelajari bahasa Arab, hingga persaingan menjadi bahasa dunia yang saat ini didominasi Bahasa Inggris.
Baca juga: TGB kepada Mahasiswa UIN Jakarta: Tak Ada Alasan Sulit Belajar Bahasa Arab
Lihat Juga :