UT-KRI Tawau Perkuat Akses Pendidikan Tinggi untuk Mahasiswa di Malaysia

Jum'at, 30 Desember 2022 - 09:59 WIB
loading...
UT-KRI Tawau Perkuat...
Rektor Universitas Terbuka (UT) Prof Ojat Darojat pada Penandatanganan Kerja Sama UT dengan KRI Tawau. Foto/UT.
A A A
JAKARTA - Akses pendidikan tinggi tidak hanya diperlukan bagi mahasiswa di dalam negeri. Namun juga WNI yang bekerja di luar negeri dan ingin kuliah melalui pendidikan jarak jauh .

Rektor Universitas Terbuka (UT) Prof Ojat Darojat mengatakan, UT yang didirikan 38 tahun lalu sampai saat ini memiliki amanah untuk mewujudkan tiga mandat yang diberikan oleh pemerintah.

"Pertama, memberikan pemerataan akses layanan pendidikan tinggi bagi seluruh masyarakat di mana pun berada," katanya pada penandatanganan nota kesepahaman dengan KRI Tawau, dikutip dari laman UT, Jumat (30/12/2022).

Ojat menjelaskan, mandat ini merupakan keseriusan pemerintah untuk meningkatkan pemerataan akses bagi masyarakat yang perguruan tinggi konvensional tidak mampu menjangkau masyarakat di daerah perbatasan, 3T, dan pulau terluar termasuk bagi WNI yang berada di Tawau, Malaysia ini.

Baca juga: Sederet Jurusan Kuliah Favorit Wajib Calon Mahasiswa Ketahui, Bisa Jadi Referensi

Sedangkan mandat kedua adalah, ujarnya, UT didirikan untuk memberi kesempatan kepada orang yang sudah bekerja untuk meningkatkan kompetensinya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Termasuk bagi yang bekerja di KBRI mereka bisa kuliah di UT tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau domisilinya.

Sedangkan mandat ketiga, lanjut Ojat, UT didirikan pada 1984 lalu untuk meningkatkan daya tampung di perguruan tinggi negeri (PTN). Saat itu, katanya, jumlah PTN baru ada 44 kampus yang belum bisa menampung lulusan SMA dan sederajat yang makin banyak.

"UT didirikan agar sebanyak apapun lulusan SMA yang tidak tertampung di PTN pada seleksi masuk PTN dapat ke UT tanpa melalui tes akademik asalkan mempunyai ijazah SMA, SMK, ataupun Paket C dan lainnya," imbuhnya.

Dia menjelaskan, dengan ketiga mandat tersebut saat ini jumlah mahasiswa UT yang aktif mencapai 420 ribu orang. Tidak hanya mahasiswa yang berada di dalam negeri, katanya, namun mahasiswa UT dari luar negeri.

Baca juga: 8 Keuntungan Bekerja di Perusahaan Startup bagi Fresh Graduate, Tertarik?

Menurutnya, mahasiswa UT di luar negeri paling banyak tersebar di tujuh negara seperti Malaysia, Singapura, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi dan selebihnya ada di 40-50 negara.

"Berkat dukungan dari Kemenlu bersama KBRI kita bisa memberikan layanan pendidikan tinggi bagi saudara kita yang bekerja di luar negeri. Semoga komitmen dan dukungan yang diberikan Kemenlu berserta para duta besar dan Konjen RI akan bermanfaat besar untuk pemerataan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di luar negeri," ujarnya.

Diketahui, Universitas Terbuka melalui Pusat Pengelolaan Mahasiswa Luar Negeri (PPMLN) menyelenggarakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara UT dengan KRI Tawau secara hibrida, Rabu (28/12/2022).

Kepala Perwakilan Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau Heni Hamidah mengapresiasi kerja sama UT dengan KRI Tawau ini. Menurutnya, perjanjian kerja sama ini merupakan wujud komitmen dan menjadi dasar hukum untuk penyediaan fasilitas pendidikan tinggi untuk WNI di luar negeri.

UT, katanya, menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi Indonesia yang menjadi solusi dan alternatif yang dipilih bagi pekerja yang memiliki keterbatasan waktu untuk menempuh kuliah. "Termasuk bagi PMI di Malaysia, khususnya di Sabah yang ingin meneruskan pendidikan dan meningkatkan kemampuan intelektualnya," ucapnya.

Dia menjelaskan, saat ini jumlah mahasiswa aktif di Pokjar UT Tawau ada 40 orang yang tersebar di berbagai program studi seperti Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ekonomi, dan Manajemen.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
MNC University dan Universitas...
MNC University dan Universitas Bina Darma Berkolaborasi Gelar Seminar Hybrid Komunikasi Antarbudaya Internasional
Indonesia-Prancis Sepakat...
Indonesia-Prancis Sepakat Perkuat Riset, Inovasi, dan Mobilitas Mahasiswa 2026
PTN Favorit dengan Pendaftar...
PTN Favorit dengan Pendaftar UTBK SNBT Terbanyak 3 Tahun Terakhir
Perjuangan Teuku Feroz...
Perjuangan Teuku Feroz Bantu Anak Aceh Tembus Kampus Top Nasional
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Dari Turnamen ke Kerja...
Dari Turnamen ke Kerja Sama Pendidikan, HGI Komunikasi dengan Disdik Jatim
Marak Pelecehan Seksual...
Marak Pelecehan Seksual di Kampus, MUI: Perlu Dikuatkan Lagi Pembinaan Mental dan Spiritual
Rekomendasi
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
10 Fakta Menarik Argentina...
10 Fakta Menarik Argentina Kalahkan Austria di Piala Dunia 2026: Messi Alien!
Babak Kedua Prancis...
Babak Kedua Prancis vs Irak Tertunda Akibat Badai Petir
Berita Terkini
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved