Pakar Unair Sebut Daun Herbal Ini Sangat Mujarab untuk Obat Kanker pada Hewan

Minggu, 01 Januari 2023 - 19:19 WIB
loading...
Pakar Unair Sebut Daun...
Pakar Kedokteran Hewan Unair Prof Dr Iwan Sahrial Hamid drh MSi. Foto/Dok/Aan Haryono
A A A
SURABAYA - Bahan herbal menjadi salah satu obat alternatif yang dapat ditemukan di sekitar kita. Harga yang murah atau bahkan tersedia bebas di alam menjadikan herbal sebagai salah satu pilihan dalam penyembuhan penyakit.

Tidak hanya penyakit pada manusia, bahan herbal ternyata dapat digunakan dalam penyembuhan penyakit pada hewan .

Baca juga: 10 Perguruan Tinggi Negeri Indonesia dengan Prodi Psikologi Terbaik Versi The WUR 2022

Pakar Kedokteran Hewan Unair Prof Dr Iwan Sahrial Hamid drh MSi menuturkan, potensi bahan herbal pada hewan tersebut disampaikan saat orasi ilmiah guru besar dengan judul 'Kajian Etnofarmakologi Veteriner sebagai Kemopreventif Karsinogenesis'.

Ia dikukuhkan sebagai guru besar Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga di Aula Garuda Mukti Kantor Manajemen Kampus MERR C.

Semua hewan memiliki potensi untuk mengidap kanker. Kanker terjadi akibat pertumbuhan sel yang tidak normal serta tidak terkendali. Penyakit ini dapat terjadi kepada hewan akibat terinfeksi virus atau mikroorganisme yang beberapa di antaranya bisa menyebabkan kanker.

Baca juga: 5 Sekolah Kedinasan Tanpa Tes Fisik dan Paling Diminati Calon Mahasiswa, Lulus Otomatis PNS

Infeksi tersebut dapat terjadi akibat interaksi dengan induk hewan sebelum atau saat lahir, namun dapat pula diperoleh melalui kontak antar hewan lain.

Ketika hewan sakit maka akan memberikan kerugian ekonomi yang begitu besar bagi pemiliknya. “Ada beberapa jenis hewan tertentu yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi jadi kalau terkena penyakit akan sangat merugikan pemiliknya,” katanya, Minggu (1/1/2023).

Guru Besar bidang Ilmu Farmakologi Veteriner ini melanjutkan, kasus penyakit keganasan seperti tumor ganas atau kanker yang terjadi pada hewan membutuhkan perawatan kemopreventif. Perawatan ini merupakan upaya untuk mencegah, menunda, atau menghentikan perkembangan sel kanker. Seperti yang diketahui bahwa saat ini sedang marak di masyarakat penggunaan bahan-bahan herbal sebagai obat.

Salah satu contohnya adalah penggunaan bahan herbal seperti kunyit dalam penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sempat merebak beberapa waktu lalu. Hal ini yang membuat Prof Iwan tertarik untuk meneliti bahan herbal sebagai obat kanker pada hewan.

Pada penelitian yang dilakukan ditemukan 3 bahan herbal yang dapat digunakan sebagai obat kanker pada hewan yaitu daun sambung nyawa, kunyit putih, dan daun tin.

Daun sambung nyawa ternyata bermanfaat sebagai obat kanker payudara pada hewan. Proses penelitian menggunakan bantuan tikus putih. “Setelah diteliti ekstrak daun sambung nyawa ternyata bermanfaat untuk penurunan insidensi tumor serta multiplikasi tumor,” jelasnya.

Sementara itu, kunyit putih dapat menghambat peningkatan jumlah sel dan pembentukan sel pada tumor paru. Sedangkan penggunaan telur ayam berembrio usia 8 hingga 9 hari digunakan untuk menguji daun tin sebagai obat anti kanker pada hewan.

“Setelah dilakukan penelitian ditemukan bahwa daun tin dapat menghambat pertumbuhan pembuluh darah baru atau yang disebut anti angiogenesis,” ucapnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Kedokteran Jadi Jurusan...
Kedokteran Jadi Jurusan Paling Ketat di Unair Jalur SNBT 2026, Berapa Nilai Reratanya?
FK Unair Kolaborasi...
FK Unair Kolaborasi dengan Adelaide University, Soroti Sistem Kesehatan Kebidanan Indonesia
Ashanty Lulus S3 di...
Ashanty Lulus S3 di Unair, Bahas Strategi Musisi Senior Bertahan di Era Digital
Azriel Bakal Wisuda...
Azriel Bakal Wisuda Bareng Anang dan Ashanty di Unair, Sebut Kado Terbesar Tahun Ini
Angka Kasus Kanker Tembus...
Angka Kasus Kanker Tembus 408 Ribu, Teknologi SPECT/CT Pertama Hadir untuk Putus Diagnosis Stadium Lanjut
Dorong Perkembangan...
Dorong Perkembangan Retail Herbal Digital dengan Sistem Modern
Rekomendasi
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Berita Terkini
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Infografis
Manfaat Daun Salam untuk...
Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan, Dapat Kurangi Risiko Kanker
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved