10 Sekolah Ikatan Dinas Ini Cocok bagi Wanita Berkarier, Jaminan PNS dan Gaji Tinggi

Senin, 09 Januari 2023 - 22:34 WIB
loading...
A A A
1. Warga Negara Indonesia dan tidak memiliki kewarganegaraan ganda.
2. Wanita memiliki tinggi badan minimal 160 cm dan berat badan yang seimbang.
3. Badan tidak bertato atau tidak memiliki bekas tato serta tindik lebih dari satu pasang pada bagian telinga kanan dan kiri.
4. Bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti masa pendidikan hingga selesai.

Dalam menjalankan proses seleksinya, kedua politeknik ini menggunakan sistem gugur pada tiap tahapannya. Berikut merupakan tahapan dari seleksi untuk pendaftaran dari POLTEKIM dan POLTEKIP:

1. Seleksi Administrasi untuk verifikasi berkas yang diunggah.
2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
3. Seleksi lanjutan yang terdiri dari Seleksi Kesehatan, Seleksi Kesamaptaan, Seleksi Tulis Psikotes dan Wawancara Psikotes, serta Seleksi Wawancara, Pengamatan Fisik dan Keterampilan.

4. Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)

BMKG juga memiliki Sekolah Ikatan Dinas untuk wanita yang berada di bawahnya dengan nama Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG).

Terdapat 4 pendidikan vokasi dengan keseluruhan memiliki jenjang D-IV yang ada pada sekolah ini. Program studi yang ditawarkan diantaranya yaitu meteorologi, klimatologi, geofisika, dan juga instrumentasi.

Persyaratan umum yang perlu untuk dipenuhi agar dapat mengikuti proses seleksi di antaranya:

1. Kewarganegaraan Indonesia.
2. Tidak mengalami buta warna dan jika berkacamata maksimal sebesar minus (-) 4 D dengan lensa spheris dan lensa silindris dengan maksimal minus (-) 2 D. Calon taruni perlu untuk bersedia melakukan pengobatan lasik dengan menggunakan biaya pribadi jika lulus dalam seleksi.

3. Usia minimal 15 tahun dan maksimal 23 tahun.
4. Berstatus belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama menjalani masa pendidikan.
5. Calon taruni memiliki tinggi badan minimal 155 cm.
6. Lulus SMA/MA/SMK/sederajat yang dibuktikan dengan ijazah atau dokumen setara.

Sistem seleksi yang digunakan dalam proses pendaftaran STMKG menggunakan sistem gugur. Tahapannya terdiri dari tiga jenis seleksi, di antaranya:

1. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
2. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang digunakan untuk mata pelajaran Matematika, Fisika, dan Bahasa Inggris.
3. Tes Kebugaran, Kesehatan, serta Wawancara.

Bagi yang tertarik untuk mengikuti PTB STMKG 2023, berbagai informasi yang terkait dengan pendaftaran serta pengumuman dapat diakses pada ptb.stmkg.ac.id.

5. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Terdapat Sekolah Ikatan Dinas untuk wanita yang berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Perguruan Tinggi satu ini lebih dikenal dengan nama Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau yang disingkat menjadi IPDN.

Perguruan Tinggi satu ini memiliki berbagai program pendidikan seperti vokasi, akademik, hingga profesi. Terdapat 4 jenis program pendidikan yang ada, di antaranya Fakultas Politik Pemerintahan, Fakultas Manajemen Pemerintahan, Fakultas Hukum Tata Pemerintah, dan Program Pendidikan Pascasarjana.

Pada Fakultas Pemerintahan, terdapat 4 program studi yang dapat dijadikan pilihan, di antaranya:

1. D-IV Pembangunan dan Pemberdayaan
2. D-IV Politik Pemerintahan
3. S-1 Kebijakan Pemerintahan

Sementara pada Fakultas Manajemen Pemerintahan terdapat tujuh program studi, diantaranya:

1. D-IV Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil
2. D-IV Keuangan Daerah
3. D-IV Manajemen Sumber Daya Aparatur
4. S-1 Manajemen Keuangan
5. S-1 Manajemen Pembangunan
6. S-1 Manajemen Pemerintahan
7. S-1 Manajemen Sumber Daya Manusia

Fakultas Hukum Tata Pemerintah terdiri dari tiga program studi di antaranya:

1. D-IV Kependudukan dan Catatan Sipil
2. D-IV Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik
3. D-IV Praktik Perpolisian Tata Pamong

Sementara untuk Program Pendidikan Pascasarjana terdiri dari jenjang S2 Administrasi Pemerintahan Daerah (MAPD) dan S3 Ilmu Pemerintahan.

Pendaftaran untuk kedua program studi tersebut bukan melalui jalur ikatan dinas, tetapi terdapat proses penerimaan yang tersendiri.

IPDN menggunakan sistem gugur pada proses Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP). Proses seleksi akan melewati empat jenis tahapan tes, di antaranya yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Tes Kesehatan Tahap I, Tes Psikologi, dan Pantukhir.

Untuk dapat mengikuti seleksi ini, beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan di antaranya:

1. Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun.
2. Tinggi badan pendaftar wanita minimal 155 cm.
3. Lulus dari SMA/MA/SMK/sederajat atau lulusan paket C dengan nilai minimal 70,00 pada rapor atau ijazah sekolah.

4. Tidak bertato atau memiliki bekas tato.
5. Belum pernah menikah maupun melahirkan dan sanggup untuk tidak melakukan keduanya selama dalam masa pendidikan.

6. Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)

Bagi yang tertarik dengan dunia siber dan sandi, terdapat Sekolah Ikatan Dinas untuk wanita yang berada di bawah naungan dari Badan Siber dan Sandi Negara.

Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) membantu untuk memberikan sumber daya manusia dengan kompetensi khusus yang dimiliki pada bidang Siber dan Persandian.

Setelah lulus dari perguruan tinggi kedinasan ini, lulusannya akan langsung diangkat menjadi CPNS dengan keahlian:

1. Analis Keamanan Informasi
2. Penguji Penetrasi Web dan Jaringan
3. Perekayasa Keamanan Jaringan
4. Praktisi Keamanan Informasi
5. Perekayasa Keamanan Perangkat Lunak
6. Perekayasa Keamanan Perangkat Keras
7. Kriptografi

Untuk menjadi bagian dari Poltek SSN, perlu untuk memenuhi beberapa persyaratan umum seperti:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Pendaftaran Poltek SSN...
Pendaftaran Poltek SSN 2026 Segera Dibuka? Lulusan Bisa Jadi CPNS
Nasib Guru Non-ASN,...
Nasib Guru Non-ASN, Kemendikdasmen Pastikan Tetap Mengajar dan Berpeluang Jadi ASN
Dies Natalis ke-70,...
Dies Natalis ke-70, IPDN Perkuat Visi Jadi Kampus Kedinasan Bertaraf Dunia
Harga Emas Melambung...
Harga Emas Melambung Terus, ASN Tetap Bisa Bayar Zakat Profesi
Cara Terbaru Cek Status...
Cara Terbaru Cek Status Penerima KIP Kuliah 2026 Secara Online
Lantik 221 PNS DPD RI,...
Lantik 221 PNS DPD RI, M Iqbal Tekankan Budaya Kerja yang Berintegritas
WFH ASN Setiap Jumat...
WFH ASN Setiap Jumat Diklaim Bikin Negara Hemat Rp1,95 Triliun, Begini Hitungannya
Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan...
Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Cair Awal Juni, Catat Tanggal Pastinya
Rekomendasi
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Berita Terkini
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
SPMB Banten 2026 Jalur...
SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Sekolah Dibuka Besok, Simak Syaratnya
PMB Sekolah Swasta Gratis...
PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta 2026 Segera Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved