Dosen Unhan-Engineer Muda Pupuk Kujang Ajak Mahasiswa Berani Berimajinasi dan Baca Buku

Rabu, 18 Januari 2023 - 14:18 WIB
loading...
Dosen Unhan-Engineer...
Dosen Unhan Dr. Hasto Kristiyanto dan sejumlah mahasiswa melakukan kunjungan lapangan ke PT Pupuk Kujang di Cikampek, Jawa Barat, Rabu (18/1/2023). Foto/Dok/Unhan
A A A
JAKARTA - Doktor Ilmu Pertahanan yang juga Dosen Universitas Pertahanan ( Unhan ) Dr. Hasto Kristiyanto menyatakan, Indonesia membutuhkan kepemimpinan intelektual sebagai pemimpin bangsa di masa depan.

Indonesia butuh pemimpin yang menyadari bahwa ketertinggalan Indonesia selama ini di berbagai aspek salah satunya adalah akibat adanya gap penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baca juga: Dosen dan Mahasiswa Unhan Kunjungi PT Pupuk Kujang, Hasto: Agar Bercita-cita Keunggulan Bangsa

Hal itu diungkap Hasto ketika berbicara di hadapan mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) yang melakukan kunjungan lapangan ke pabrik petrokimia milik negara, PT Pupuk Kujang, di Cikampek, Jawa Barat, pada Rabu (18/1/2023).

“Kepemimpinan intelektual itu artinya bisa membaca arah ke depan berbasis pada ilmu pengetahuan. Dengan membaca buku dan berdiskusi, kita tahu arah masa depan dan kita bisa tentukan migrasi terpendek mencapai masa depan itu,” kata Hasto yang saat ini tercatat sebagai dosen pengajar di Unhan.

Hasto mengatakan para mahasiswa Unhan itu, bersama puluhan juta anak muda Indonesia lainnya adalah merupakan calon pemimpin bangsa di masa depan. Maka kemampuan mereka harus diasah dan disiapkan sejak dini. Tujuannya, agar mahasiswa dan anak muda membangun kepemimpinan intelektual.

Baca juga: Hadiri Wisuda Pertama MNC University, Ridwan Kamil Disambut Lengser dan Rampak Kendang

Kepemimpinan intelektual itu penting demi membawa Indonesia menjadi bangsa hebat dan berdikari. Untuk dipahami, lanjut Hasto, pertahanan sebuah bangsa itu bukan hanya bersifat militer, namun juga non militer. Sehingga kepemimpinan harus dibangun di berbagai bidang kehidupan.

“Maka kepemimpinan kita harus di segala bidang, dan hanya bisa kita lakukan jika kita menguasai ilmu-ilmu dasar, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta riset. Tak ada negara yang besar tanpa penguasaan ilmu-ilmu dasar,” ungkap Hasto.

“Negara kita ini kaya akan sumber daya. Tapi ketika ada gap penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, kita seringkali tertinggal dalam banyak aspek,” tambahnya.

Dalam konteks itu pula para mahasiswa Unhan dan anak-anak muda Indonesia harus menggali ilmu sekuatnya. Sehingga akhirnya memiliki ide untuk masa depannya dan masa depan bangsa-negara.

“Hidup tanpa ide bagi masa depan, sama saja melangkah tanpa arah. Tak tahu bergerak kemana. Ide dan imajinasi itu diawali dengan suatu tradisi membaca buku, dengan kepemimpinan intelektual. Itu sudah dibuktikan para pendiri bangsa kita,” ujar Hasto.

“Di tangan mahasiswa dan para anak muda inilah masa depan bangsa. Maka gemblenglah diri anda tanpa kenal lelah demi kepentingan bangsa dan negara. Kemajuan Indonesia Raya bisa terjadi jika anak muda punya fighting spirit dan daya juang demi masa depan. Ingat, Anda bisa disebut terhebat dan ukuran hebat itu bagi kepentingan bangsa dan negara,” tegasnya.

Process Enggineer di Pupuk Kujang yang berusia 32 tahun, Rahayu Ginanjar Siwi, menjadi pemateri kepada puluhan mahasiswa Unhan. Dia juga mengakui apa yang diungkap Hasto. Bagi pria yang lulus dari ITB dan University of Manchster itu, mahasiswa dan anak muda Indonesia memang perlu membaca banyak buku sekaligus berimajinasi berbasis ilmu pengetahuan.

“Menjadi sarjana itu sebenarnya adalah langkah untuk mewujudkan imajinasi kita. Contoh kita dulu tak terbayang membangun pabrik kimia besar. Dan ternyata bisa. Dan semuanya tak serumit yang dipelajari di kelas. Yang jelas harus banyak baca buku untuk bisa membuka cakrawala dan imajinasi,” kata Rahayu Ginanjar, pria kelahiran Sukoharjo yang lulus dari SMA 1 Solo tersebut.

Untuk diketahui, kunjungan lapangan mahasiswa Unhan itu didampingi Hasto, dan disambut oleh jajaran petinggi Pupuk Kujang, dipimpin oleh Dirut Maryadi dan Komisaris Riad Oscha Chalik. Sesprodi Teknik Mesin Militer Unhan, Letkol Wawan memimpin puluhan mahasiswa Unhan yang datang. Hasto Kristiyanto semoat menyampaikan salam dari Rektor Unhan Laksamana Madya Amarullah Octavian kepada pihak Pupuk Kujang.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Rekomendasi
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Berita Terkini
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved