187 Tim Ambil Bagian Ikut Kontes Roket Air di Yogyakarta

Sabtu, 22 Agustus 2015 - 15:44 WIB
187 Tim Ambil Bagian...
187 Tim Ambil Bagian Ikut Kontes Roket Air di Yogyakarta
A A A
YOGYAKARTA - Sebanyak 187 tim dari SMP dan SMA ambil bagian dalam Kontes Roket Air Taman Pintar di Lapangan SMA 3 Yogyakarta. Tahun ini, skala kontes yang memasuki tahun ke-7 kian luas dengan keikutsertaan peserta dari Sumatera.

Kepala Kantor Pengelola Taman Pintar, Yunianto Dwi mengatakan, dari total 187 tim yang mengikuti kontes 121 tim mengikuti kontes kategori tembak sasaran junior tingkat SMP dan 66 tim sisanya mengikuti sasaran tembak senior tingkat SMA.

“Jumlah peserta tahun ini meningkat signifikan. Tahun lalu peserta sebanyak 115 tim dan tahun ini mencapai 187 tim. Skalanya juga lebih luas dan menasional karena tahun ini diikuti tim dari Sumatera yaitu dari Palembang,” ucap Yunianto, Sabtu (22/8/2015).

Dia menjelaskan, kontes roket air bertujuan untuk memotivasi pelajar khususnya tingkat menengah untuk lebih mengenal teknologi roket pada bidang kedirgantaraan.

Melalui kontes seperti ini pelajar dituntut sanggup mengasah kreativitas inovasi dan menumbuhkan jiwa kompetisinya untuk menjadi sumber daya profesional.

Kontes ini lanjut Yunianto, menjadi bagia komitmen Taman Pintar untuk memberi wadah pembelajaran bidang ilmu pengetahuan dan teknologi luar sekolah.

“Ini menjadi wujud nyata dukungan kami terhadap pengembangan kurikulum pendidikan dasar dan menengah,” katanya.

Dia menambahkan, tahun ini, Taman Pintar ingin meraih prestasi lebih baik dari tahun sebelumnya. Di mana, pada tahun 2014, juara kontes tahun lalu yakni Asyifa Nur Fadilah dari SMPN 1 Wates berhasil mewakili Indonesia pada ajang serupa di tingkat internasional yang digelar di Jepang.

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti meminta prestasi yang dihasilkan dari kontes roket dicatat dan dievaluasi untuk menyesuaikan denga perkembangan teknologi.

Haryadi ingin hasil kontes tidak hanya dilihat dari jarak yang berhasil dijangkau akan tetapi aplikasi teknologinya. “Teknologi berevolusi dari waktu ke waktu dan itu harus diikuti," tuturnya.

"Sekarang sudah masuk tahun ke-7 jadi harus ada target. Hasil yang didapat tahun ini jangan sama dengan tahun lalu,” imbuhnya.

Sementara Umar, anggota tim dari MAN 1 Yogyakarta mengatakan, timnya butuh waktu sepekan untuk mempersiapkan diri. Sebab, menghasilkan roket air yang sesuai harapan butuh perhitungan matang baik dari sisi teknis maupun nonteknis.

“Kalau membuat roketnya cepat setengah jam saja sudah jadi. Tapi harus dipertimbangkan banyak hal, misalnya perhitungan kondisi udara, tekanan air dan udaranya. Bahan-bahan juga perlu dipertimbangkan agar sesuai,” pungkasnya.

Pilihan:

Aturan Pekerja Asing Wajib Bisa Bahasa Indonesia Dihapus

Jokowi Tegaskan Kritiknya Terkait Tayangan Sinetron
(maf)
Berita Terkait
Rektor Unhan Dorong...
Rektor Unhan Dorong Penguasaan Teknologi Roket bagi Indonesia
Kembangkan Teknologi...
Kembangkan Teknologi Hipersonik, AS Siap Luncurkan Roket Bermuatan Misterius
Rektor Unhan Paparkan...
Rektor Unhan Paparkan Pentingnya Penguasaan Teknologi Roket untuk Pertahanan
Ciptakan Mesin Roket...
Ciptakan Mesin Roket Terbaru, China Libas Teknologi Antariksa Negara Barat
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Spesifikasi Roket Katyusha,...
Spesifikasi Roket Katyusha, Senjata Legendaris Uni Soviet yang Dipakai Hizbullah
Berita Terkini
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Spanyol, Negara yang Meraih Juara Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Tim Futsal MNC University...
Tim Futsal MNC University Borong Dua Gelar Juara dalam Dua Turnamen Bergengsi
3 jam yang lalu
Maudy Ayunda Gandeng...
Maudy Ayunda Gandeng ITB, Kembangkan Skincare Berbasis Riset Indonesia
5 jam yang lalu
Kemendikdasmen Siapkan...
Kemendikdasmen Siapkan Lulusan SMK Hadapi Era Robotika, Prospek Karier Menjanjikan
17 jam yang lalu
SPMB Sekolah Nasional...
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
17 jam yang lalu
Perluas Akses Pendidikan,...
Perluas Akses Pendidikan, 500 Sekolah Nasional Terintegrasi akan Dibangun hingga 2029
19 jam yang lalu
Infografis
Roket Hizbullah Gempur...
Roket Hizbullah Gempur Kota-kota di Israel, 30 Orang Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved