Menteri Anies Terima Aduan Karyawan Tak Diberi Izin Ikut Paket C
Kamis, 07 April 2016 - 02:26 WIB
Menteri Anies Terima Aduan Karyawan Tak Diberi Izin Ikut Paket C
A
A
A
DEPOK - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan meninjau pelaksanaan ujian kesetaraan paket C di Yayasan Al Muhajirin, Jalan Nusantara Raya, Depok.
Secara umum kata Anies, pelaksanaan ujian kesetaraan paket C berjalan lancar. Dalam tinjauan tersebut, Anies berbincang dengan peserta ujian yang kebanyakan sudah berusia lanjut. Anies bangga dengan semangat yang dimiliki para peserta ujian kesetaraan itu.
Anies menjelaskan, semangat mereka perlu didukung. Peserta yang kebanyakan sudah bekerja rata-rata harus izin dari kantornya untuk beberapa jam selama pelaksanaan ujian.
Sehingga Anies sangat menghargai perusahaan atau instansi yang memberikan kesempatan pada karyawannya untuk ikut ujian kesetaraan. "Karena saya mendapat laporan ada yang tidak mengizinkan," kata Anies, Rabu 6 April 2016.
Anies menegaskan, semangat yang mereka miliki tidak boleh dipupuskan. Seharusnya mereka didukung sepenuh hati supaya bisa menjalani ujian kesetaraan. Dikatakan dia, orang-orang seperti ini patut dihargai dan difasilitasi.
"Kalau izin beberapa jam dari satu hari itu pantas. Karena UN bisa mengubah nasib mereka," ucap Anies.
Setelah banyak berbincang dengan peserta Anies pun mengetahui bahwa para peserta kebanyakan ingin mendapatkan kesetaraan di bidang pendidikan. Yang tentunya kesetaraan ini nantinya diharapkan bisa berdampak pada peningkatan taraf kesejahteraan.
"Ini menjadi kebanggaan bagi saudara kita ini, tapi masih mau mengikuti ujian kesetaraan," ungkapnya.
Ke depan, pihaknya akan memfasilitasi untuk penyelenggaraan ujian yang lebih baik. Misalnya menjalin kerja sama dengan sekolah lainnya dalam pelaksanaan ujian kesetaraan.
Sehingga siapapun yang belum menyelesaikan sekolah jenjang SMP dan SMA bisa mengikuti ujian kesetaraan. "Kita akan fasilitasi dengan bekerja sama dengan sekolah-sekolah," tandas Anies.
Secara umum kata Anies, pelaksanaan ujian kesetaraan paket C berjalan lancar. Dalam tinjauan tersebut, Anies berbincang dengan peserta ujian yang kebanyakan sudah berusia lanjut. Anies bangga dengan semangat yang dimiliki para peserta ujian kesetaraan itu.
Anies menjelaskan, semangat mereka perlu didukung. Peserta yang kebanyakan sudah bekerja rata-rata harus izin dari kantornya untuk beberapa jam selama pelaksanaan ujian.
Sehingga Anies sangat menghargai perusahaan atau instansi yang memberikan kesempatan pada karyawannya untuk ikut ujian kesetaraan. "Karena saya mendapat laporan ada yang tidak mengizinkan," kata Anies, Rabu 6 April 2016.
Anies menegaskan, semangat yang mereka miliki tidak boleh dipupuskan. Seharusnya mereka didukung sepenuh hati supaya bisa menjalani ujian kesetaraan. Dikatakan dia, orang-orang seperti ini patut dihargai dan difasilitasi.
"Kalau izin beberapa jam dari satu hari itu pantas. Karena UN bisa mengubah nasib mereka," ucap Anies.
Setelah banyak berbincang dengan peserta Anies pun mengetahui bahwa para peserta kebanyakan ingin mendapatkan kesetaraan di bidang pendidikan. Yang tentunya kesetaraan ini nantinya diharapkan bisa berdampak pada peningkatan taraf kesejahteraan.
"Ini menjadi kebanggaan bagi saudara kita ini, tapi masih mau mengikuti ujian kesetaraan," ungkapnya.
Ke depan, pihaknya akan memfasilitasi untuk penyelenggaraan ujian yang lebih baik. Misalnya menjalin kerja sama dengan sekolah lainnya dalam pelaksanaan ujian kesetaraan.
Sehingga siapapun yang belum menyelesaikan sekolah jenjang SMP dan SMA bisa mengikuti ujian kesetaraan. "Kita akan fasilitasi dengan bekerja sama dengan sekolah-sekolah," tandas Anies.
(maf)