Guru Dipidana Hanya karena Cubit, Wajah Suram Dunia Pendidikan

Senin, 04 Juli 2016 - 10:36 WIB
Guru Dipidana Hanya...
Guru Dipidana Hanya karena Cubit, Wajah Suram Dunia Pendidikan
A A A
JAKARTA - Maraknya guru yang dipidanakan orangtua murid karena dianggap melakukan kekerasan terhadap anaknya, turut mendapat perhatian dari senator dari DKI Jakarta Fahira Idris.

Lewat akun Twitternya, @fahiraidris dengan hashtag #JanganPidanakanGuru, Fahira mengingatkan, agar fenomena guru dipidana ini harus segera mendapat perhatian dari pihak terkait.

"Maraknya guru dipidanakan orangtua murid karena dianggap melakukan kekerasan terhadap anaknya harus segera ditangani dengan baik. Jika tidak, fenomena ini bisa jadi preseden buruk bagi dunia pendidikan Indonesia.#JanganPidanakanGuru," kicau Fahira, Senin (4/7/2016).

Menurut Fahira, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) segera merespons fenomena ini dengan membuat komite yang ditugaskan untuk memediasi, menilai dan memutuskan tindak lanjut dari perselisihan.

"Dari perselisihan antara guru, murid, dan orangtua murid, sehingga tidak semua tindakan atau hukuman yang diberikan guru yang niat sebenarnya untuk melatih disiplin malah berujung ke penjara," ucap Fahira.

Putri kandung dari politikus senior Partai Golkar Fahmi Idris ini menjelaskan, jika ada perselisihan, prosesnya bukan langsung ke polisi, tetapi murid atau orangtua mengadu komite khusus yang nanti menilai.

"Memutuskan apa tindakan guru terhadap murid masuk ke ranah pidana atau tidak, dan pihak yang berselisih dan pihak yang berselisih harus menerima keputusan komite. Kalau cuma mencubit sedikit atau hukuman ringan lain, saya rasa tidak perlu ke polisi," ungkap Fahira.

Seperti diketahui, fenomena guru dipidana ini kembali menjadi perbincangan publik setelah kasus hukum yang menjerat Samhudi (45), guru SMP Raden Rahmad, Balongbendo, Sidoarjo, Jawa Timur.

Meski perkara ini berakhir damai karena Pelapor bersedia mencabut laporan atas kasus pencubitan oleh Samhudi terhadap salah satu siswanya.
(maf)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Hadirkan Direktur Kemenkes...
Hadirkan Direktur Kemenkes RI, FK Unair Cetak Multi-Star Doctor Komunikatif
10 jam yang lalu
Pendaftaran Akun KIP...
Pendaftaran Akun KIP Kuliah 2026 Masih Dibuka hingga 31 Oktober, Simak Caranya
12 jam yang lalu
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Akses Pelatihan AI dan Coding untuk Guru melalui Ruang GTK
12 jam yang lalu
Sucofindo Buka Lowongan...
Sucofindo Buka Lowongan Kerja 2026, Lulusan D3/S1 Berbagai Jurusan Merapat!
13 jam yang lalu
Keren, Mahasiswa PENS...
Keren, Mahasiswa PENS Raih Juara Kompetisi Satelit Mini Dunia di Amerika Serikat
15 jam yang lalu
KGSB dan Prodi Ilmu...
KGSB dan Prodi Ilmu Komunikasi UAI Perkuat Kapasitas Guru Lewat Public Relations Workshop
1 hari yang lalu
Infografis
Daftar Top Skor Sementara...
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved