Mendikbud Tolak Permintaan Turki Tutup Sembilan Sekolah di Indonesia

Senin, 01 Agustus 2016 - 15:35 WIB
Mendikbud Tolak Permintaan...
Mendikbud Tolak Permintaan Turki Tutup Sembilan Sekolah di Indonesia
A A A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menolak permintaan Pemerintah Turki agar Indonesia menutup sembilan sekolah yang diduga terkait Fethullan Gulen.

Fethullah Fulen adalah sosok yang disebut Pemerintah Turki sebagai otak di balik upaya kudeta beberapa waktu lalu.

"Soal dengan Turki, urusannya Bu Menlu. Bu Menlu urusan Turki, saya urusan sekolah," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Effendy di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Senin (1/8/2016)

Muhajir mengaku sudah mendengar protes pihak sekolah yang diminta Turki untuk ditutup. Dia mengungkapkan pihak sekolah merasa sangat marah dengan pernyataan pemerintah Turki.

Dia menilai permintaan Tukri yang menginginkan agar sembilan sekolah di Indonesia ditutup sebagai sesuatu yang konyol. Apalagi, kata dia, menuding sekolah itu mengajarkan paham terorisme. "Enggak ada sama sekali tanda-tanda kekerasan, tanda-tanda teror di sana, ndak ada itu. Jadi saya jamin 100%, kita tidak akan tutup‎," katanya.

Menurut Muhajir, tidak ada uang yang mengalir dari Turki untuk kegiatan di sekolah-sekolah itu. Dia menjelaskan ‎sejak tahun 2015 yayasan atau pendidikan di Indonesia sudah memutus kerja sama dengan Pemerintah Turki.

‎"Mereka (sekolah tersebut) sekarang sudah sendiri-sendiri, yayasan sendiri. Memang masih ada kontrak manajemen sampai akhir tahun ini dan Dikbud menyetujui sampai November sudah tidak boleh lagi," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah Turki melalui Kedutaan Besarnya di Jakarta meminta agar sembilan sekolah yang ada di Indonesia ditutup. Alasannya, sembilan sekolah tersebut terkait kelompok Fethullah Gulen, sosok yang dituduh pemerintah Turki sebagai dalang upaya Kudeta. (Baca juga: Terkait Fethullah Gulen, Turki Minta 9 Sekolah di Indonesia Ditutup)

Berikut sembilan sekolah di Indonesia yang diminta Turki untuk ditutup:

1. Pribadi Bilingual Boarding School, Depok
2. Pribadi Bilingual Boarding School, Bandung
3. Kharisma Bangsa Bilingual Boarding School, Tangerang Selatan
4. Semesta Bilingual Boarding School, Semarang
5. Kesatuan Bangsa Bilingual Boarding School, Yogyakarta
6. Sragen Bilingual Boarding School, Sragen
7. Fatih Boy’s Sekolah, Aceh
8. Fatih Girl’s School, Aceh
9. Banua Bilingual Boarding School, Kalimantan Selatan
(dam)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
28 Perguruan Tinggi...
28 Perguruan Tinggi Malaysia Buka Peluang Studi bagi Mahasiswa Indonesia
1 jam yang lalu
Rangkaian Kegiatan MPLS...
Rangkaian Kegiatan MPLS SD, SMP, dan SMA/SMK 2026, Orang Tua Wajib Tahu!
3 jam yang lalu
Iskandar Zulkarnain...
Iskandar Zulkarnain Tawarkan Model Hukum Baru Hubungan Kerja Dokter-Rumah Sakit yang Adaptif
21 jam yang lalu
Digelar 5 Hari, Ini...
Digelar 5 Hari, Ini Rangkaian Kegiatan MPLS 2026 untuk Murid TK
1 hari yang lalu
18 Sekolah Ikut Kejuaraan...
18 Sekolah Ikut Kejuaraan Fun Atletik ABK 2026, Dorong Olahraga Inklusif di Indonesia
1 hari yang lalu
Jalur Mandiri Ujian...
Jalur Mandiri Ujian Tulis UNJ 2026 Masih Buka Pendaftaran, Simak Persyaratannya
1 hari yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved