Kelulusan USBN SD Ditentukan Sekolah

Jum'at, 04 Mei 2018 - 11:30 WIB
Kelulusan USBN SD Ditentukan...
Kelulusan USBN SD Ditentukan Sekolah
A A A
JAKARTA - Kelulusan siswa di Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) jenjang SD ditentukan oleh sekolah. Soal ujian dibuat gabungan oleh pemerintah pusat dan guru. Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi mengatakan, berbeda dengan Ujian Nasional (UN), penentu kelulusan siswa sekolah dasar lewat USBN adalah sekolah. Sekolah mendapat kewenangan penuh untuk meluluskan siswanya dilihat dari nilai ujian yang telah dijawab.

"USBN menentukan kelulusan siswa dari sekolah. Namun, kriteria kelulusan ditentukan oleh masing-masing sekolah," katanya ketika dihubungi, Kamis (3/5/2018).

Bambang menjelaskan, USBN SD digelar serentak pada 3-5 Mei dengan tujuan mengukur kompetensi lulusan. Hasilnya itu agar pemerintah tahu sejauh mana pencapaian siswa terhadap kompetensi yang seharusnya mereka kuasai jika tamat dari sekolah dasar. Menurut dia, sampai saat ini belum ada pengaduan atau laporan masalah pelaksanaan. Dia berharap USBN SD akan berjalan lancar dan kondusif.

Bambang melanjutkan, soal ujian yang diberikan kepada siswa SD adalah soal model penalaran yang juga diterapkan di semua jenjang sekolah. Namun, soal yang diberikan pun harus disesuaikan perkembangan psikologi peserta didik. "Untuk soal USBN SD, karena soal disusun guru-guru dan dikonsolidasikan KKG, tentu akan ada variasi antara satu sekolah dan sekolah lain," ungkapnya.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Totok Suprayitno menjelaskan, USBN SD merupakan ujian sekolah yang tidak ditangani pemerintah pusat. Penyelenggara USBN SD adalah pemerintah kabupaten yang bekerja sama dengan Kelompok Kerja Guru (KKG).

Totok menerangkan, peran dari Kemendikbud di USBN SD ini adalah menyumbang sekitar 20-25% soal ujian. Dia mengatakan, soalnya bukan tipe High Order Thinking Skill (HOTS) seperti di UN, melainkan soal standar yang berfungsi sebagai acuan ke standar nasional. Sementara 75-80% soal lainnya disiapkan guru yang terkumpul di KKG.

Totok melanjutkan, mulai 2018, Kemendikbud menetapkan kebijakan baru untuk ujian akhir di jenjang sekolah dasar, yakni dengan menerapkan USBN bagi peserta didik kelas VI. USBN di tingkat SD hanya menguji tiga mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Dia menjelaskan, sebelumnya pada 2017 ada dua jenis ujian di jenjang SD dan madrasah ibtidaiah (MI), yaitu US/M dan Ujian Sekolah. Kemudian tahun ini berubah menjadi USBN dan Ujian Sekolah.

Lima mata pelajaran yang diujikan dalam Ujian Sekolah adalah Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila dan Kewargane garaan (PPKN), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Seni Budaya dan Keterampilan, serta Penjaskes dan Olahraga. Totok mengatakan, soal untuk USBN SD juga akan menyertakan soal esai sebanyak 10% dari total soal.

Hal ini berbeda dengan US/M yang berlaku pada tahun sebelumnya, di mana semua soal berbentuk pilihan ganda. Kemudian untuk lima mata pelajaran pada Ujian Sekolah, soal-soal akan dibuat oleh guru masing-masing sekolah. Meski begitu, Kemendikbud akan mendorong guru-guru untuk membuat soal Ujian Sekolah dengan kombinasi antara pilihan ganda dan esai. "Esai sangat bagus untuk kompetensi generasi abad XXI," ujar Totok.
(amm)
Berita Terkait
UN Ditiadakan, PPDB...
UN Ditiadakan, PPDB Jateng Tahun Ini Gunakan Nilai Rapor
Pemerintah Pertimbangkan...
Pemerintah Pertimbangkan Diadakannya Kembali Ujian Nasional
Menggagas Pengganti...
Menggagas Pengganti Terbaik UN
UN Kembali Ditiadakan,...
UN Kembali Ditiadakan, Penilaian Kelulusan Siswa Kewenangan Sekolah
Kabar UN Mau Diberlakukan...
Kabar UN Mau Diberlakukan Lagi Tahun Depan, Mendikdasmen Bilang Begini
Inilah 5 Negara Tanpa...
Inilah 5 Negara Tanpa Ujian Nasional
Berita Terkini
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
11 jam yang lalu
UGM Terapkan Kurikulum...
UGM Terapkan Kurikulum Baru Mulai 2026, Ini yang Akan Dipelajari Mahasiswa
14 jam yang lalu
FPBS UPI Gelar Lokakarya...
FPBS UPI Gelar Lokakarya Puisi dan Bedah Buku Sonata Senja, Dorong Mahasiswa Aktif Menulis
15 jam yang lalu
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Jejaring Internasional Lewat AHEIC Global Publication Connect 2026 di Universitas Kuningan
15 jam yang lalu
Ingin Kuliah AI? Ini...
Ingin Kuliah AI? Ini 20 Universitas di Indonesia yang Membuka Jurusan Kecerdasan Buatan
16 jam yang lalu
Pendaftaran Magang Nasional...
Pendaftaran Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka Hari Ini, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
19 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved