Menristek-Dikti: Pilih Kampus Terakreditasi

Sabtu, 07 Juli 2018 - 07:59 WIB
Menristek-Dikti: Pilih...
Menristek-Dikti: Pilih Kampus Terakreditasi
A A A
JAKARTA - Pengumuman Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sudah diumumkan. Pemerintah meminta siswa yang tidak lulus SBMPTN kembali memilih kampus yang terakreditasi.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir mengatakan, ada 4.579 kampus yang beroperasi di Indonesia. Bagi siswa yang tidak lulus SBMPTN tidak boleh berkecil hati karena masih banyak pilihan kampus lain untuk menapak masa depan. Jika tahun ini tidak ada kesempatan masuk PTN, maka bisa ikut di kesempatan tahun depan.

Mantan rektor Universitas Diponegoro (Undip) ini menjelaskan bahwa calon mahasiswa baru bisa memilih kampus swasta dan negeri lainnya yang membuka jalur mandiri. Saat ini kualitas kampus swasta tidak kalah dengam kampus negeri bahkan mutunya banyak yang melampaui kampus negeri. Sebelum masuk ke sebuah kampus baru bisa mendeteksi keaktifan perguruan tinggi itu di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDPT). "Kita memiliki 4.579 perguruan tinggi yang tercatat di laman PDPT. Tolong dicek kampus itu aktif atau tidak (di PDPT)," katanya di Jakarta kemarin.

Ketua Kopertis Wilayah III Illah Sailah menambahkan, tidak hanya melihat PDPT untuk melihat legalitas suatu kampus namun juga bisa mendeteksi status akreditasi di laman Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). "Saya sarankan kepada orang tua dan calon mahasiswa baru masuklah ke kampus yang akreditasinya bagus," katanya.

Selain melihat data di laman resmi pemerintah orang tua dan calon mahasiswa juga bisa mencari tahu apakah ada konflik yang terjadi di kampus yang dituju. Entah itu kampus yang berkonflik dengan yayasan atau konflik lain yang bisa menyebabkan masalah di kemudian hari sebaiknya dihindari.

Dia juga menyarankan bagi calon mahasiswa baru untuk mendengar cerita-cerita para alumni yang telah menempuh kuliah di perguruan tinggi yang dituju. Harus ditanyakan apakah sistem pengajaran di kampus itu memacu semangat anak untuk belajar. Bisa juga ditanyakan kualitas dosennya dan juga fasilitas perkuliahan apakah memadai. "Kita bisa lihat track record lulusan yang dihasilkan oleh suatu kampus," jelasnya. (Neneng Zubaidah)
(nfl)
Berita Terkait
Banyak Hadiah dan Hiburan...
Banyak Hadiah dan Hiburan di Rangakaian Acara Road to Kilau Raya Blitar Nanti Loh!
MNCTV Meriahkan Pesta...
MNCTV Meriahkan Pesta Akhir Tahun Lewat Konser Musik Spesial Road To Kilau Raya
Malam Nanti! Iis Dahlia...
Malam Nanti! Iis Dahlia hingga Armada Bakal Panaskan Panggung Road to Kilau Raya MNCTV Purworejo
Road Show Kampanye Say...
Road Show Kampanye Say No To Styrofoam di Kampus Universitas Indonesia
74 Kampus Jadi Pusat...
74 Kampus Jadi Pusat UTBK-SBMPTN, Prokes Harus Dijaga Ketat
Sukses Masuk Kampus...
Sukses Masuk Kampus Impian setelah Pilih Gap Year
Berita Terkini
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
6 jam yang lalu
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
6 jam yang lalu
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
7 jam yang lalu
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
9 jam yang lalu
Lowongan Sekolah Rakyat...
Lowongan Sekolah Rakyat 2026 untuk 5.127 PPPK Tendik, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya
10 jam yang lalu
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
11 jam yang lalu
Infografis
Pilih Tangkap Putin...
Pilih Tangkap Putin daripada Netanyahu, Uni Eropa Dinilai Munafik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved