Soal UN dan USBN 2019 Tak Berubah

Kamis, 29 November 2018 - 08:34 WIB
Soal UN dan USBN 2019...
Soal UN dan USBN 2019 Tak Berubah
A A A
JAKARTA - Tahun depan soal ujian sekolah berstandar nasional (USBN) dan ujian nasional (UN) tidak ada perubahan signifikan. Guru-guru pun diminta segera bersiap menghadapi ujian dengan mempelajari kisi-kisi yang telah dirilis.

Kebijakan USBN dan UN tahun 2019 secara umum tidak jauh berbeda dengan kebijakan USBN dan UN tahun 2018. Hanya ada sedikit perbedaan pada jumlah peserta dan jadwal ujiannya saja.

“Bentuk soal USBN meliputi soal pilihan ganda 90% dan soal esai 10%. Masih ada soal dari pusat 20- 25% untuk USBN, sedangkan untuk soal UN 100% disiapkan oleh pusat,” kata Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi di Jakarta kemarin.

Dia menjelaskan, BSNP telah merilis kisi-kisi soal USBN dan UN yang bisa dilihat di laman https://s.id/ Kisi-kisi- USBN-2019 dan https:/ /s.id/ Kisi-kisi-UN-2019. Manfaat ada nya kisi-kisi ini adalah para guru di masing-masing satuan pendidikan bisa me lakukan perencanaan ketuntasan pembelajaran untuk persiapan ujian.

“Fungsi kisi-kisi tersebut sebagai acuan pengembangan dan perakitan naskah soal ujian, baik soal USBN maupun soal UN. Kisi-kisi disusun berdasarkan kriteria pencapaian standar kompetensi lulusan, standar isi, dan kurikulum yang berlaku,” ujarnya.

Bambang melanjutkan, terkait dengan pelaksanaan USBN dan UN, BSNP akan segera merilis prosedur operasional standar (POS) USBN dan UN dalam waktu dekat ini. Prosedur ini tentunya dengan mempertimbangkan masukan dari direktorat terkait.

Dia me nyampaikan, POS tersebut merupakan ketentuan yang mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan USBN dan UN. Secara teknis, pelaksanaan UN dan USBN tidak berbeda dari tahun lalu.

Namun, terkait waktu pelaksanaan USBN karena ada jadwal UN yang dimajukan, maka pelaksanaannya akan berjalan setelah agenda UN. Kebijakan ini untuk memastikan bahwa kurikulum sudah tuntas diajarkan.

“UN itu akan dilaksanakan sampai pekan ketiga Mei. Maka agenda USBN akan dilakukan setelah itu,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menjelaskan, kementeriannya saat ini sedang mempercepat dan memperluas pelatihan guru matematika, ilmu pengetahuan alam (IPA) dan bahasa untuk mendalami strategi pembelajaran kemampuan berpenalaran tinggi atau higher order thinking skills (HOTS).

“Salah satu faktor rendahnya ke mam puan matematika juga IPA dan bahasa adalah standar yang diberlakukan selama ini yang masih memakai kemampuan berpenalaran dasar atau lower order thinking skills (LOTS). Makanya, tahun ini mulai kita perkenalan soal HOTS di dalam UN,” katanya. Sebelumnya Mendikbud ju ga mengimbau para guru untuk terus mengembangkan belajar mengajar di sekolah dengan model HOTS.

Dia memastikan, pengembangan model tersebut dapat menghasilkan anak-anak berkemampuan berpikir kritis, keterampilan berkomunikasi yang baik, berkolaborasi, berpikir kreatif, dan percaya diri.

“Dalam menyiapkan peserta didik yang siap bersaing meng hadapi era milenium dan Revolusi Industri 4.0, guru harus mampu mengarahkan pe serta didik untuk mampu berpikir kritis, analitis, dan mampu memberikan kesimpulan atau penyelesaian masalah,” katanya saat membuka kegiatan pembekalan guru inti program peningkatan kompetensi pembelajaran berorientasi pada HOTS di Yogyakarta kemarin.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini me ngatakan, belajar pada hakikatnya adalah perubahan tingkah laku. Perubahan tersebut mencakup cara berpikir, bersikap, dan bertindak.

Menurut dia, manusia dalam berbuat sesuatu yang pertama yang dilakukan adalah berpikir dulu. Bersikap dipengaruhi cara berpikir. Perilaku atau tindakan merupakan langkah konkret berdasarkan sikap. Demikianlah hakikat belajar. (Neneng Zubaidah)
(nfl)
Berita Terkait
UN Ditiadakan, PPDB...
UN Ditiadakan, PPDB Jateng Tahun Ini Gunakan Nilai Rapor
Pemerintah Pertimbangkan...
Pemerintah Pertimbangkan Diadakannya Kembali Ujian Nasional
Menggagas Pengganti...
Menggagas Pengganti Terbaik UN
UN Kembali Ditiadakan,...
UN Kembali Ditiadakan, Penilaian Kelulusan Siswa Kewenangan Sekolah
Kabar UN Mau Diberlakukan...
Kabar UN Mau Diberlakukan Lagi Tahun Depan, Mendikdasmen Bilang Begini
Inilah 5 Negara Tanpa...
Inilah 5 Negara Tanpa Ujian Nasional
Berita Terkini
IPDN Mewisuda 1.404...
IPDN Mewisuda 1.404 Mahasiswa, Mendagri: Telah Lahir Ilmuwan di Bidang Pemerintahan
13 jam yang lalu
Mensos Gus Ipul Gandeng...
Mensos Gus Ipul Gandeng ICW Cegah Korupsi Program Sekolah Rakyat
15 jam yang lalu
Tanoto Scholars Gathering...
Tanoto Scholars Gathering 2026 Perkuat Kepemimpinan 240 Penerima Beasiswa TELADAN
1 hari yang lalu
FMIPA UNEJ Tanam 750...
FMIPA UNEJ Tanam 750 Bibit Terumbu Karang, Ekosistem Laut Banyuwangi Mulai Pulih
1 hari yang lalu
Cerita Mutiara, Anak...
Cerita Mutiara, Anak Penjual Tahu Keliling yang Lolos ke ITB dan Raih KIP Kuliah
1 hari yang lalu
Wisuda XIX Indonesia...
Wisuda XIX Indonesia Banking School: Lahirkan Talenta Perbankan Digital Inklusif
1 hari yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved