Akademisi Sarankan Pemerintah Lebih Fleksibel dalam Membuat Regulasi

Senin, 10 Desember 2018 - 11:42 WIB
Akademisi Sarankan Pemerintah...
Akademisi Sarankan Pemerintah Lebih Fleksibel dalam Membuat Regulasi
A A A
JAKARTA - Dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 yang sangat cepat ini, pemerintah dinilai harus fleksibel dan melibatkan publik dalam menetapkan sebuah kebijakan.

Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Institut Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI), Bambang Irawan mengatakan, terkait kebijakan publik, dalam situasi yang cepat berubah, pemerintah tidak bisa membuat strategi spesifik.

“Namun inovasi teknologi memungkinkan terjadinya redistribusi dan desentralisasi kekuasaan sehingga pemerintah akan semakin menghadapi tekanan agar mengubah pendekatan yang digunakan untuk melibatkan publik dalam pembuatan kebijakan,” kata Bambang berbicara di Seminar Nasional Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI bertajuk Digital Preneur, Masa Depan Bisnis Kreatif di Era Revolusi Industri 4.0 Ditinjau dari Kebijakan Sektor Publik, Bisnis dan Perpajakan, di Jakarta, Minggu 9 Desember 2018.

Menurut Bambang, pemerintah harus kembali "ke dasar" dengan membenahi sumber daya manusia (SDM), infrastruktur, dan regulasi. Regulasi harus dibuat lentur atau fleksibel agar bisa beradaptasi dengan perubahan yang sedang terjadi.

“Jika regulasi terlalu kaku maka lndonesia akan sulit bersaing,” ujar Bambang.

Sementara itu, Dosen Jurusan Administrasi Bisnis Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) yang juga Sekjen Asosiasi Ilmu Administrasi Bisnis Indonesia (AIABI) Urip Santoso mengatakan, bila tak dipahami dengan baik maka seakan-akan kehadiran revolusi industri 4.0 menakutkan. Padahal sesungguhnya bagi Indonesia justru menjadi peluang.

“Modal yang dimiliki Indonesia ada dua, yakni penduduk atau sumber daya manusia karena dan daratan atau wilayah yang luas,” kata Urip.

Untuk itu, kata Urip, perlu suatu pengelolaan yang baik dalam mengelola dua potensi besar Indonesia tersebut. Diperlukan kreativitas yang tinggi untuk bisa mendayagunakan modal yang dimiliki.

“Modal yang dapat diunggulkan mestinya adalah sumber daya manusia, karena jumlahnya luar biasa. Kenapa bukan sumber daya alam? Sebab sumber daya alam sudah harus dibatasi penggunaannya, sudah banyak berkurang, biarkan sisa sumber daya alam untuk akan cucu kita,” kata Urip.

CEO Value Alignmet Innovation and Technology Advisory (VITech) Riri Satria mengatakan, Indonesia harus siap menghadapi era revolusi Industri 4.0, tak terkecuali mahasiswa yang harus siap menghadapi perubahan tersebut.

“Apa yang harus dilakukan saat kuliah? Mahasiswa harus menentapkan tujuan hidup yang jelas sejak muda, sejak kuliah. Mahasiswa harus menyadari semua kompetensi, bakat, dan minat yang dimilikinya. Juga harus punya prinsip tegas, tahan terhadap godaan,” kata Riri.

Riri mengingatkan kalangan mahasiswa bahwa kuliah bukan sekadar belajar, bukan sekadar lulus tapi harus terus menerus mencari ilmu dan mengasah kreativitas.

“Mahasiswa juga harus berani menerima tantangan, tidak pengecut. Bangun dan asahlah kemampuan sosial yang tinggi, serta jaringan pertemanan positif. Mahasiswa harus memperluas wawasan dengan perkembangan terkini. Jangan sampai sempit wawasan dan pikir,” kata Riri.

Dia menyarankan mahasiswa memanfaatkan waktu untuk pengembangan diri. Selalu mengikuti perkembangan teknologi internet, jangan sampai gagap teknologi. Gunakan teknologi secara positif.

“Pemuda harus selalu menjadi part of solution, not part of problems atau harus menjadi bagian pemberi solusi dan bukan bagian dari masalah,” ujar Riri. (nuriwan trihendrawan)
(dam)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
16 Lembaga Layanan Pendidikan...
16 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Ini Daftar dan Kontaknya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Berita Terkini
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
10 jam yang lalu
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng Puspadaya Dukung Sekolah Ramah Anak, Fokus Cegah Bullying
10 jam yang lalu
Hari Anak Nasional 2026,...
Hari Anak Nasional 2026, Puspadaya Perkuat Sekolah Ramah Anak di Jakarta
11 jam yang lalu
Siswi Indonesia Raih...
Siswi Indonesia Raih The Best Delegate di AYIMUN BSD Chapter 2026, Kantongi Beasiswa ke AWMUN Bali
1 hari yang lalu
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng IDBW 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Peluang Karier dan Finansial di Era Web3
1 hari yang lalu
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
1 hari yang lalu
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved