Tahun Ini UPI Bakal Terima 8.720 Mahasiswa, Ini Kuota Jalur Seleksinya

Kamis, 10 Januari 2019 - 20:28 WIB
Tahun Ini UPI Bakal...
Tahun Ini UPI Bakal Terima 8.720 Mahasiswa, Ini Kuota Jalur Seleksinya
A A A
BANDUNG - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung tahun ini bakal menerima sekitar 8.720 mahasiwa baru dari berbagai jalur seleksi. Dari jumlah tersebut 20% kursi bakal dialokasikan bagi warga kurang mampu, mahasiswa pelosok daerah, dan bidik misi.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UPI, M Solehudin mengatakan dari 8.720 kursi yang bakal diterima, 30% mahasiwa baru bakal diterima melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Sisanya, 45% melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan 25% melalui seleksi mandiri (SM).

“Sebenarnya pemerintah hanya membuat kuota minimum 20% untuk jalur SNMPTN. Tetapi kami tambah, sehingga menjadi 30%. Kenapa, selama ini kami juga sudah melihat kualitas mahasiswanya, kami lihat yang diterima cukup valid. Selain itu, jadi tidak terlalu banyak di jalur mandiri,” ujar Solehudin di Kampus UPI, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Kamis (10/1/2019).

Namun demikian, dari jumlah tersebut bisa saja bertambah. Lantaran saat ini UPI sedang mengajukan penambahan 10 program studi baru. Bila sebelum seleksi sudah muncul izinnya, jumlah yang diterima bisa jadi bertambah 800 mahasiswa baru.

Direktur Akademik UPI, Dadang Anshori mengatakan pihaknya berkomitmen mengalokasikan 20% kursi untuk siswa tidak mampu dan dari daerah terpencil. Termasuk untuk siswa berprestasi (bidik misi).

“Pada praktiknya, mahasiwa tak mampu dan bidik misi tidak saklek 20%, tahun lalu bisa 24%. Karena banyak pertimbangan yang harus diambil. Kami harus survei dan lainnya. Nah untuk prestasi istimewa kami memang tidak ada kuota khusus. Kami lihat berapa yang daftar saja,” kata Anshori.

Terkait seleksi, mahasiwa yang akan mengikuti seleksi jalur mandiri (SM), penilaian akan menggunakan hasil tes SBMPTN. Sehingga mereka yang ikut seleksi SM harus mengikuti seleksi SBMPTN.

Untuk diketahui, proses seleksi masuk perguruan tinggi tak lagi dilakukan panitia lokal. Tes akan dilakukan secara online melalui Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Dari situ, mahasiswa bisa melihat skoring untuk menentukan perguruan tinggi mana yang akan dipilih.
(kri)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
16 Lembaga Layanan Pendidikan...
16 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Ini Daftar dan Kontaknya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Berita Terkini
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
8 jam yang lalu
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
16 jam yang lalu
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
23 jam yang lalu
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
1 hari yang lalu
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
1 hari yang lalu
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
1 hari yang lalu
Infografis
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved